Malas Balas Chat Jadi Ciri Terkena Texting Fatigue, Bagaimana Cara Mencegahnya?

HARIANE JOGJA – Terkena Texting Fatigue merupakan hal yang wajar dialami setiap manusia saat berkomunikasi secara online.

Ketika seseorang malas membalas chat dari lawan komunikasinya, menjadi pertanyaan mengapa sering terjadi hal seperti itu.

Dengan mengetik beberapa kata di smartphone ternyata dapat menguras tenaga dan pikiran bagi seseorang saat membalas chat.

Texting Fatigue merupakan fenomena ketika membalas chat dirasa memberatkan dan membutuhkan energi yang besar.

Walau terdengar berlebihan namun fenomena tersebut wajar terjadi dan dialami oleh banyak orang.

Dilansir dari akun Twitter resmi Kementerian Kominfo, Texting Fatigue adalah kondisi ketika seseorang kehabisan energi untuk membalas pesan karena terlalu sering didepan layar.

BACA JUGA:  5 Faktor Penyebab Ketindihan, Benarkah Ada Makhluk Halus? Ini Penjelasannya

Alasan Mengapa Sering Terkena Texting Fatigue

Terkena Texting Fatigue
Malas balas chat terkena Texting Fatigue (Ilustrasi : Unsplash/Jamie Street)

Terkena Texting Fatigue bisa menyebabkan seseorang mengalami fenomena malas membalas chat tersebut.

Faktor penyebab Texting Fatigue antara lain karena ada kesibukan yang lain, mood kurang baik, sakit atau tidak enak badan, dan masalah jaringan internet.

Ada sebagian orang yang beranggapan ‘membalas chat itu kan gampang, mengapa sampai balasannya lama?’.

Ada hal yang mempengaruhi seseorang untuk membalas chat lama bahkan tidak dibalas sama sekali, antara lan sebagai berikut ini:

1. Komunikasi teks membutuhkan fokus untuk memikirkan jawaban yang akan diberikan.

2. Jika lawan bicara merupakan orang penting, maka tak bisa asal menjawab chat.

3. Selama ada waktu luang banyak waktu dihabiskan dengan gadget seperti, scroll media sosial, bermain game, mengeksplorasi dunia internet.

4. Dampak lelah terkadang membuat tak sadar bahwa kata-kata yang dipikirkannya belum diketik dan masih dalam hati.

5. Terlalu lama berinteraksi dengan gadget memberikan efek lelah.

6. Adanya kecemasan membuka platform chatting karena tekanan seperti, deadline skripsi, pesan dari orang tak dikenal.

BACA JUGA:  Kehadiran Kraton Yogyakarta dalam Pernikahan Kaesang dan Erina, Mulai dari Siraman Hingga Akad Nikah
Kontributor 1