Malas Balas Chat Jadi Ciri Terkena Texting Fatigue, Bagaimana Cara Mencegahnya?

HARIANE JOGJA – Terkena Texting Fatigue merupakan hal yang wajar dialami setiap manusia saat berkomunikasi secara online.

Ketika seseorang malas membalas chat dari lawan komunikasinya, menjadi pertanyaan mengapa sering terjadi hal seperti itu.

Dengan mengetik beberapa kata di smartphone ternyata dapat menguras tenaga dan pikiran bagi seseorang saat membalas chat.

Texting Fatigue merupakan fenomena ketika membalas chat dirasa memberatkan dan membutuhkan energi yang besar.

Walau terdengar berlebihan namun fenomena tersebut wajar terjadi dan dialami oleh banyak orang.

Dilansir dari akun Twitter resmi Kementerian Kominfo, Texting Fatigue adalah kondisi ketika seseorang kehabisan energi untuk membalas pesan karena terlalu sering didepan layar.

BACA JUGA:  Ramai Perseteruan Bunga Zainal dan Ria Ricis, Mantan Kru TV ini Ungkap Kepribadian Sang Youtuber

Alasan Mengapa Sering Terkena Texting Fatigue

Terkena Texting Fatigue
Malas balas chat terkena Texting Fatigue (Ilustrasi : Unsplash/Jamie Street)

Terkena Texting Fatigue bisa menyebabkan seseorang mengalami fenomena malas membalas chat tersebut.

Faktor penyebab Texting Fatigue antara lain karena ada kesibukan yang lain, mood kurang baik, sakit atau tidak enak badan, dan masalah jaringan internet.

Ada sebagian orang yang beranggapan ‘membalas chat itu kan gampang, mengapa sampai balasannya lama?’.

Ada hal yang mempengaruhi seseorang untuk membalas chat lama bahkan tidak dibalas sama sekali, antara lan sebagai berikut ini:

1. Komunikasi teks membutuhkan fokus untuk memikirkan jawaban yang akan diberikan.

2. Jika lawan bicara merupakan orang penting, maka tak bisa asal menjawab chat.

3. Selama ada waktu luang banyak waktu dihabiskan dengan gadget seperti, scroll media sosial, bermain game, mengeksplorasi dunia internet.

4. Dampak lelah terkadang membuat tak sadar bahwa kata-kata yang dipikirkannya belum diketik dan masih dalam hati.

5. Terlalu lama berinteraksi dengan gadget memberikan efek lelah.

6. Adanya kecemasan membuka platform chatting karena tekanan seperti, deadline skripsi, pesan dari orang tak dikenal.

BACA JUGA:  Kalender Jawa November 2023 Lengkap dengan Tanggal, Hari dan Pasaran

Cara Terhindar dari Texting Fatigue

Terkena Texting Fatigue
Berinteraksi dengan orang sekitar (Ilustrasi : Unsplash/Priscilla Du Preez)

Fenomena Texting Fatigue yang kerap terjadi pada seseorang, dapat dicegah dengan cara ;

1. Istirahat Sebentar dari Smartphone dan Media Sosial

Penggunaan smartphone yang berlebihan menjadi penyebab utama Texting Fatigue, dimana seseorang fokus memperhatikan layar smartphone terlalu lama membuat mata cepat lelah.

Istirahat sebentar dalam menggunakan smartphone dan media sosial bisa menjadi opsi, istirahat mulai 15-30 menit agar mata kita bisa segar kembali setelah lama melihat layar smartphone.

2. Atur Jadwal Harian

Mengatur jadwal harian menggunakan smartphone juga perlu diperhatikan, terlalu sering menggunakan smartphone juga tak baik bagi kesehatan mata maupun tubuh manusia.

Membatasi penggunaan smartphone saat tidak perlu, menyeimbangkan dengan olahraga, melihat lingkungan sekitar, dan berinteraksi dengan orang sekitar bisa menjadi pilihan ketika mengatur jadwal penggunaan smartphone.

3. Bicara Baik-baik Pada Lawan Komunikasi

Dalam hal ini sebagai lawan interaksi jangan ragu menjelaskan kondisi saat menerima pesan, agar pengirim pesan mengerti kondisi saat merespon pesan tersebut.

Situasi yang tak memungkinkan untuk membalas chat bisa diganti dengan, berkomunikasi via telepon atau bertemu secara langsung sebagai alternatif.

Itulah tadi beberapa faktor yang menyebabkan seseorang terkena Texting Fatigue.

Membalas chat atau tidak merespon juga hak dari penerima pesan bisa karena tak pantas dibalas maupun Texting Fatigue.**** (Kontributor : Ahmad Faizal)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com