Kemenkominfo Inisiasi Program Makin Cakap Digital di Kulon Progo

KULON PROGO – Ribuan pelajar setinfkat SMP dan MTs se-Kulon Progo, akan mengikuti acara nonton bareng talkshow literasi digital pada Jumat, 17 Mei 2024 pagi.

Pelajar setingkat SMP di Kabupaten Kulon Progo, memang menjadi salah satu target program Makin Cakap Digital yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) RI. Pengayaan literasi digital menjadi upaya pemerintah, dalam meningkatkan kemampuan pelajar di dalam ruang digital.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Nur Wahyudi Menyebutkan , setidaknya ada 60 sekolah setingkat SMP di Kulon Progo yang akan ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Dinilainya, peran dunia digital sangat vital dalam proses belajar mengajar di sekolah. Bahkan dalam Kurikulum Merdeka siswa ditekankan dapat mengembangkan diri dalam kondisi apapun.

Selain mendapatkan pelajaran langsung di kelas, sekarang ini siswa juga banyak mendapatkan ilmu baru melalui berbagai layanan smartphone. Namun demikian, perkembangan teknologi komunikasi mempunyai dampak negatifnya.

“Dunia digital dengan perkembangan anak-anak terkait erat, sehingga kita memiliki kewajiban membekali mereka,” ungkap Nur Wahyudi, Kamis, (16/5/2024).

Nur Wahyudi, menilai peran sekolah, guru, orang tua, dan pemerintah sangat penting dalam melindungi generasi muda dari dampak buruk tersebut. Harapannya para siswa dapat memanfaatkan ruang digital dengan lebih kreatif.

Kreatifitas mereka (Pelajar) perlu diasah sejak dini, sebelum akhirnya kemampuan siswa akan jauh berkembang setelah dewasa.

“PR-nya adalah bagaimana merangsang kreatifitas di dunia digital bagi para pelajar ini,” tandasnya.

Sementara itu, Dosen FH Universitas Sebelas Maret, Dr Adriana Grahani menyebut, ada empat pilar literasi digital yang harus dimiliki yakni digital skill, digital culture, digital ethics, digital safety.

Keempat pilar inibdigunakan sebagai pengukuran kognitif dan atraktif masyarakat dalam menguasai teknologi digital.

“Karena mencegah mereka (pelajar) menggunakan media sosial tentu berat, apalagi sekarang ini sudah menjadi trend di kalangan pelajar,” sebutnya.

Rencananya, Program literasi digital segmen pendidikan tersebut akan disiarkan langsung melalui platform Youtube dan Zoom Meeting. Selain Nur Wahyudi dan Adriana Grahani, juga akan dihadirkan salah satu guru di DIY sekaligus penulis dan kreator konten, Indri Astuti.

Sementara talkshow tersebut akan dimoderatori oleh Mira Safina, seorang perempuan yang aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan media sosial. **