Perbedaan Negative Campaign dan Black Campaign, 2 Hal yang Sama Buruk?

HARIANE JOGJA – Perbedaan negative campaign dan black campaign seringkali menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Pasalnya, perbedaan negative campaign dan black campaign memang tipis, karena keduanya sama-sama bernada negatif.

Oleh karena itu agar lebih jelas dalam memahami perbedaan negative campaign dan black campaign, berikut penjelasan yang sempat dibahas oleh politician academy dalam kanal YouTube-nya.

BACA JUGA:  3 Tips Olahraga yang Baik, Nomor Satu Sepele Tapi Berpengaruh Besar

Perbedaan Negative Campaign dan Black Campaign

Negative Campaign

Perbedaan Negative Campaign dan Black Campaign
Negative Campaign (Ilustrasi: Unsplash/Sophie Keen)

Kampanye pada dasarnya adalah upaya komunikasi yang dilakukan oleh pihak-pihak berkepentingan yang berupaya untuk mencapai sebuah tujuan dengan mempengaruhi opini publik.

Tujuan tersebut tidak selalu harus politis, bisa kampanye mengenai produk yang dijual, hingga program kerja suatu lembaga.

Sehingga, kampanye juga bisa digunakan untuk alasan yang politis. Lantas, apakah yang disebut dengan negative campaign?

Pada dasarnya, negative campaign adalah lawan dari positive campaign. Positive campaign dilakukan dengan mempromosikan hal-hal positif kandidat seperti kelebihan, nama baik, pencapaian, dan sebagainya.

Sedangkan negative campaign dilakukan dengan memaparkan kekurangan pihak lawan. Hal ini ditujukan untuk mendiskreditkan pihak lawan agar publik tidak memilih kandidat tersebut.

Sisi negatif lawan yang digunakan sebagai senjata bisa meliputi berbagai hal, mulai dari rumah tangga yang bermasalah, riwayat keluarga, hingga kebijakan yang dianggap gagal jika lawannya merupakan petahana.

Admin