HARIANE JOGJA – Contoh realisme dalam hubungan internasional sangat penting diketahui, khususnya bagi mahasiswa jurusan Hubungan Internasional (HI).
Contoh realisme dalam hubungan internasional biasanya akan banyak membahas negara sebagai aktor utama setiap kasusnya.
Contoh realisme dalam hubungan internasional akan membawa pemahaman bahwa realisme merupakan salah satu teori HI yang paling dominan dengan banyak pengikut.
Asumsi Dasar Pandangan Realisme Dalam Hubungan Internasional
Menurut Mohamad Rosyidin dalam artikelnya yang berjudul Realisme versus Liberalisme: Suatu Perbandingan Paradigmatis, Realisme merupakan paradigma/pendekatan/teori/filsafat politik/filasafat ilmu. Hal tersebut tergantung penggunaannya.
Sebelum membahas contoh realisme dalam hubungan internasional, aspek yang perlu diketahui terlebih dahulu adalah tentang aktor internasional, hakikat tujuan negara, dan karakteristik struktur internasional.
Aktor internasional dipandang sangat state-centric. Negara dianggap sebagai aktor paling dominan dalam dunia internasional.
Hal tersebut karena negara mempunyai karakteristik yang sangat spesial dan tidak dimiliki aktor lain, yaitu otoritas dan kewenangan.
Adapun hakikat tujuan negara dalam perspektif ini adalah semata-mata untuk diri sendiri. Pandangan ini akan memengaruhi penerapan contoh realisme dalam hubungan internasional.
Tujuan negara itu kemudian dirangkum dalam konsep kepentingan negara (national interest). Adapun kepentingan tersebut hanya berfokus pada dua hal: keamanan dan kekuasaan.
Sementara itu, dalam aspek karakteristik struktur internasional, kaum realis memaknainya sebagai sesuatu yang anarkis.
Keadaan anarki yaitu dimana negara menjadi otoritas tertinggi dan tidak ada yang dapat memaksakan keputusannya. Lembaga lain seperti PBB masih diakui, namun kaum realis percaya entitas itu tidak bisa mengatur negara sepenuhnya.
Penerapan Contoh Realisme dalam Hubungan Internasional
Lewat penjelasan mengenai paradigma realisme tadi, dapat dirumuskan beberapa penerapan contoh realisme dalam hubungan internasional.
Salah satunya adalah untuk menganalisis kondisi dunia internasional pasca Perang Dunia. Menurut Aswar Asrudin dalam artikel ilmiahnya yang berjudul Thomas Kuhn dan Teori Hubungan Internasional: Realisme sebagai Paradigma, situasi dunia internasional masih bersifat anarkis.
Setelah Perang Dingin berakhir, negara masih menjadi aktor penting politik internasional. Sangat sulit menemukan seorang ahli yang berani mengatakan bahwa PBB atau institusi internasional lainnya dapat memaksakan pengaruhnya terhadap negara-negara berkekuatan besar.
PBB dan organisasi internasional lain juga tidak memungkinkan untuk dapat memiliki pengaruh tersebut di masa yang akan datang karena kedaulatan negara belum juga berakhir
Keadaan tersebut menunjukkan bahwa paradigma realisme sangat nyata dan masih relevan.
Contoh realisme dalam hubungan internasional juga dapat dilihat pada kasus pembentukan kerja sama RCEP (Regional Comprehensive Economic Partner) yang diinisiasi China.
Kerja sama tersebut telah ditandatangani oleh 15 negara Asia-Pasifik dan telah diterapkan sejak 2022 lalu.
Dalam pandangan kaum realis, pembentukan kerja sama ini adalah untuk memperluas kekuasaan China dalam bidang ekonomi.
Dilansir dari laman China Briefing, data dari kuartal pertama tahun 2022 menunjukkan bahwa perdagangan China dengan negara-negara anggota RCEP berkembang 6,9 persen dari tahun-ke-tahun menjadi RMB 2,86 triliun atau sekitar US $ 448,6 miliar.
Jika dihubungkan dengan contoh realisme dalam hubungan internasional, RCEP memungkinkan Cina untuk lebih meningkatkan potensi perdagangannya guna mengamankan akses pasar yang lebih besar di kawasan ini.**** (Kontributor: Meilisa Jibrani)
Baca artikel menarik lainnya di hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Zakie Hakim
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji