3 Cara Menurunkan Kecanduan Gadget pada Anak, Salah Satunya dengan Aktivitas Literasi Budaya

HARIANE JOGJA – Kecanduan gadget pada anak yang semakin meningkat dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Kecanduan gadget pada anak biasanya disebabkan karena kurangnya pengawasan orang tua. Selain itu, kurangnya pemahaman orang tua terhadap pemanfaatan teknologi digital yang tidak sesuai sehingga terjadi screen time berlebihan pada anak.

Kecanduan gadget pada anak dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, dapat muncul sikap agresif pada anak, bahkan hingga dapat menyebabkan gangguan kejiwaan.

Mengenalkan literasi digital pada anak tidak salah, asalkan tidak dilakukan secara berlebihan.

Banyak media literasi yang dapat diperkenalkan kepada anak, seperti membacakan cerita, memberikan buku edukatif bergambar, dan mengenalkan permainan tradisional untuk mengatasi hal ini.

BACA JUGA:  Kenali Perbedaan Breakout dan Purging pada Kulit Wajah, Jangan Sampai Salah

Cara Menurunkan Kecanduan Gadget pada Anak

Dalam Jurnal Penelitian INISNU Temanggung yang dirilis laman ACIECE, disebutkan bahwa kecanduan gadget pada anak dapat dikurangi dengan aktivitas literasi berbasis kearifan lokal, seperti berikut ini.

1. Permainan Tradisional

Permainan tradisional merupakan permainan asli Indonesia yang sudah dimainkan sejak jaman dulu menggunakan peralatan sederhana dan dengan biaya yang cukup terjangkau.

Permainan tradisional kebanyakan dimainkan secara bersama di tempat terbuka, seperti engklek, gobag sodor, tarik tambang dan masih banyak lagi.

Permainan tersebut menggunakan gerakan seperti melompat dan lari sehingga kegiatan ini dapat meningkatkan aktivitas fisik anak.

Permainan tradisional dapat ini dapat dimodifikasi, mengikuti perkembangan zaman agar tidak terkesan kuno agar lebih diminati.

2. Activity Book

Merupakan buku yang terbuat dari kain flannel serta memiliki warna kontras yang dapat menarik perhatian anak. Activity book menekankan aktivitas keterampilan seperti mencocokkan, menyortir, dan bermain peran.

Pada setiap bagian buku terdapat gambar-gambar yang bisa dibuka, ditempel atau dipasangkan setiap halaman. Bisa didesain dengan menintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal tentang sejarah.

Activity book juga lebih aman digunakan oleh anak dan dapat menjadi kegiatan untuk mengalihkan perhatian dari gadget. Selain itu, dapat meningkatkan karakter mandiri pada anak

3. Gerakan Literasi Budaya

Gerakan literasi budaya dapat diintegrasikan melalui kegiatan cinta budaya yang dikembangkan melalui sekolah-sekolah.

Budaya atau tradisi lokal dapat dikenalkan kepada anak-anak agar mereka tidak terpengaruh dengan kebudayaan luar.

Menurunkan kecanduan gadget pada anak dengan aktivitas literasi budaya dapat menjadi momen untuk memperkenalkan budaya lokal serta menjadi upaya untuk melestarikannya. **** (Kontributor: Sire Vitawati)

BACA JUGA:  3 Cara Mengatasi Anak Terlambat Bicara, Wajib Tahu Sebelum Terlambat