Bahaya Skincare Etiket Biru Abal-abal yang Beredar di Pasaran, Jangan Asal Beli!

HARIANE JOGJA – Skincare etiket biru baru-baru ini sangat mudah ditemukan di pasaran, baik secara online maupun offline.

Skincare etiket biru abal-abal sangat berbahaya bagi kulit, karena kandungan yang belum terjamin keamanannya.

Apa saja bahaya yang ditimbulkan skincare etiket biru abal-abal? Berikut informasinya yang dirangkum dari berbagai sumber.

BACA JUGA:  3 Tanda Awal Diabetes Usia Muda, Nomor 1 Jarang Diketahui Tapi Sering Dialami

Skincare Beretiket Biru Hanya Diresepkan Dokter

Resep dokter
Skincare beretiket biru hanya diresepkan oleh dokter. (Foto: Freepik/benzoix)

 

Etiket obat adalah label atau penanda obat yang diberikan oleh fasilitas kesehatan, baik dari praktik dokter, puskesmas, klinik, atau rumah sakit, seperti dilansir dari laman Itjen Kemendikbud.

Etiket tersebut berguna untuk memberikan informasi terkait cara penggunaan obat. Berdasarkan aturan yang berlaku, terdapat dua warna kertas etiket obat, yakni putih dan biru.

Etiket putih digunakan untuk obat dalam yang dikonsumsi melalui saluran pencernaan atau secara oral, seperti tablet, puyer, dan sirup. Sedangkan etiket biru digunakan untuk obat luar, seperti salep, krim, gel, bedak, dan obat suntik.

Dijelaskan oleh Ekida Rehan yang merupakan seorang dokter melalui unggahan di akun TikTok-nya, skincare beretiket biru hanya diresepkan oleh dokter, setelah pasien melakukan konsultasi dan diracik oleh apoteker di apotek yang telah mengantongi izin resmi.

Oleh karena itu, disarankan untuk tidak sembarangan membeli skincare beretiket biru di pasaran, karena produk itu ilegal, tidak resmi, dan kemungkinan berisi obat keras yang keamanannya belum dipastikan oleh dokter.

Penggunaan skincare tersebut tanpa resep dokter dapat menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan kulit.

Berikut bahaya penggunaan skincare ini, yang dilansir dari unggahan akun TikTok dr. Farhan M.

Bahaya Skincare Etiket Biru Abal-abal

Bahaya skincare palsu
Skincare abal-abal sebabkan dampak buruk bagi kulit. (Foto: Freepik/freepik)

Skincare abal-abal biasanya tidak memiliki informasi lengkap terkait merek, komposisi, cara penggunaan, produsen, nomor BPOM dan batch, serta tanggal kedaluwarsa.

Skincare tanpa resep dokter dikhawatirkan mengandung bahan berbahaya, seperti hidrokuinon dan merkuri dalam dosis tinggi yang dapat menyerang sejumlah organ berikut:

1. Saraf

Dosis tinggi suatu obat keras dalam skincare abal-abal dapat menyebabkan neuropati perifer atau kerusakan saraf tepi.

2. Ginjal

Selain mengenai saraf, obat keras juga menimbulkan sindrom nefrotik, yakni gangguan ginjal yang menyebabkan kandungan protein tinggi dalam urin.

3. Kulit

Pengaruh skincare abal-abal akan langsung terlihat pada kulit dan dapat memunculkan efek yang lebih parah.

Bahaya skincare abal-abal terhadap kesehatan, tentunya tidak sebanding dengan khasiat instan yang ditawarkan.

Untuk mencegahnya, berikut tips memilih skincare aman yang disampaikan oleh Ekida melalui unggahan dalam akun TikTok-nya.

BACA JUGA:  7 Tips Memutihkan Ketiak dan Selangkangan, Ketahui Juga Penyebabnya!

Tips Memilih Skincare yang Aman Bagi Kulit

Skincare palsu
Pilih skincare aman yang sudah teruji BPOM. (Foto: Freepik/freepik)

Beli skincare di toko terpercaya atau official store dengan melihat informasi lengkap produk, meliputi merek, komposisi bahan, produsen, dan cara penggunaannya.

Jangan lupa memastikan produk terjamin aman dengan mengecek nomor BPOM, nomor batch, dan tanggal kedaluwarsa. Skincare abal-abal umumnya belum memiliki izin resmi dari Badan POM sehingga akan lebih mudah dikenali.

Sekian informasi mengenai skincare etiket biru abal-abal yang dapat mengancam kesehatan. **** (Kontributor: Kartika Puspita Dewi)