6 Fakta Erupsi Gunung Semeru Terbaru: Status ‘Awas’, Jangkauan Awan Panas Sampai 13 Km

HARIANEJOGJA – Berikut adalah fakta erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Minggu, 4 Desember 2022 pukul 02.46 WIB.

Fakta erupsi Gunung Semeru yang terbaru adalah peningkatan status dari Siaga (Level III) ke Awas (Level IV). Atas perubahan status ini, masyarakat yang tinggal di kawasan kaki Gunung Semeru sudah mulai mengungsi baik secara mandiri maupun dibantu petugas dan relawan.

Termasuk ke dalam fakta erupsi Gunung Semeru adalah jarak luncuran awan panas guguran hingga 12 km dari puncak dan masih terus berlangsung.

Dari fakta-fakta erupsi Gunung Semeru, direkomendasikan bagi masyarakat agar tidak beraktivitas dulu di kawasan dengan jarak tertentu dari puncak gunung berapi ini.

BACA JUGA:  Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Saat Nyepi 2023, Simak Jadwal dan Penutupan Jalurnya

Fakta Erupsi Gunung Semeru Terbaru dan Kondisi Gunung Saat Ini

Gunung Semeru merupakan gunung berapi aktif yang terletak di wilayah dua kabupaten yaitu Lumajang dan Malang, Provinsi Jawa Timur.

Puncak Gunung Semeru memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang baru saja erupsi dengan mengeluarkan semburan kolom panas setinggi kurang lebih 1,5 km dari puncak.

Berikut adalah fakta erupsi Gunung Semeru dilansir dari Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment Indonesia) MAGMA Indonesia:

1. Peningkatan Status Gunung Api

Status gunung semeru naik jadi awas
Status Gunung Semeru naik jadi Awas, level tertinggi dalam tingkat klasifikasi aktivitas gunung berapi di Indonesia. (Foto: Instagram/bnpb_indonesia)

Gunung Semeru berstatus Siaga (Level III) sejak 16 Desember 2021 kemudian ditingkatkan menjadi Level Awas (Siaga IV) per 4 Desember 2022 pukul 12.00 WIB.

Dyah Ayu