Persiapan FIBA World Cup 2023, Menpora Tinjau Indoor Multifunction Stadium

HARIANE JOGJA – Dito Ariotedjo selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) melakukan peninjauan terhadap Indoor Multifunction Stadium (IMS) untuk FIBA World Cup 2023.

Seperti yang dilansir dari laman resmi FIBA, gelaran yang akan dilaksanakan pada 25 Agustus – 10 September 2023 tersebut akan berlangsung di tiga negara, yaitu Filipina, Jepang, dan Indonesia.

Indonesia sebagai salah satu negara yang menjadi tuan rumah tentunya melakukan beberapa persiapan, salah satunya adalah persiapan lapangan yang bertaraf internasional.

Indoor Multifunction Stadium (IMS) yang terletak di Gelora Bung Karno, Senayan menjadi lapangan yang akan menjadi saksi pertandingan basket berskala dunia tersebut.

Hal inilah yang mendasari Menpora melakukan peninjauan ke Indoor Multifuction Stadium, seperti yang dilansir dari laman resmi Kemenpora.

“Ini sangat sempurna, keren sekali, Kita masuk ke sini rasanya lagi nonton NBA Staples Center,” ucap Dito saat melihat pembangunan yang dilakukan Kementerian PUPR.

BACA JUGA:  Drawing Piala Dunia U-20 Dibatalkan, Akankah Kejadian 2015 Terulang Kembali?

Dito mengatakan bahwa pembangunan tersebut sudah berstandar dunia dan konsepnya juga sudah dipikirkan dengan baik. Tidak hanya memikirkan tentang kualitas, melainkan terselip juga keindahan pada lapangan tersebut.

“Ini sudah standar Amerika Serikat ya, kalau saya lihat ini sudah standar dunia. Tadi kita lihat ceiling-nya tinggi, dan menurut saya LED yang berada di bagian tengah ini menjadi pemikat. Kerangka atas berbentuk seperti matahari-bintang. Jadi ini sangat keren, keren banget,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pembangunan Indoor Multifunction Stadium ini juga diharapkan tidak akan digunakan untuk FIBA World Cup 2023 saja, melainkan dapat digunakan untuk berbagai event kedepannya.

“Jadi ini akan jadi animo baru untuk ekosistem olahraga di Indonesia. IMS ini tidak hanya basket, bisa digunakan berbagai macam event,” ucap Dito lagi.

Kontributor 2