5 Faktor Penyebab Ketindihan, Benarkah Ada Makhluk Halus? Ini Penjelasannya

HARIANE JOGJA– Sebagian besar masyarakat Indonesia percaya bahwa faktor penyebab ketindihan atau sleep paralysis karena adanya kehadiran makhluk halus.

Ketindihan adalah kondisi di mana seseorang merasa tidak bisa bergerak saat tidur selama beberapa saat dan seringkali berhalusinasi melihat penampakan makhluk halus maupun pengalaman mistis lainnya.

Bukan hanya di Indonesia saja, dalam budaya di beberapa negara lain juga percayai bahwa faktor penyebab tindihan sering dikait-kaitkan dengan hal-hal mistis.

Padahal, ada penjelasan ilmiah di baliknya, termasuk cara agar tidak mengalami sleep paralysis.

BACA JUGA:  5 Tips Diet Sehat Seiring Pertambahan Usia, Jaga Berat Badan di Masa Tua

Fenomena Sleep Paralysis Di Beberapa Negara

Situ Floranius, dalam paper-nya yang berjudul Sleep Paralysis(Ketindihan) yang ditulis pada Oktober 2016 dan diunggah di laman Academia, menyebutkan bahwa beberapa negara lain juga sering mengaitkan hal-hal mistis dengan sleep paralysis, di antaranya:

1. Dalam cerita rakyat Newfoundland, South Carolina dan Georgia, digambarkan bahwa kelumpuhan tidur disebabkan oleh makhluk jahat bernama hag, yang duduk di dada korbannya.

2. Di Fiji, fenomena ini disebut dengan kana tevoro, “dimakan” oleh setan.

3.Di Finlandia dan Swedia, kelumpuhan tidur diyakini disebabkan oleh mare, makhluk supernatural yang berkaitan dengan incubi dan succubi.

4. Di Turki, kelumpuhan tidur disebut dengan karabasan, versi lain dari cerita mengenai kunjungan setan saat tidur.

5.Di Thailand, diyakini bahwa kelumpuhan tidur disebabkan oleh hantu dari cerita rakyat Thailand yang dikenal dengan nama Phi Am.

Kontributor 7