Update Harga Kebutuhan Pokok di Gunungkidul Jelang Nataru 2022, Stok Barang Masih Aman

HARIANEJOGJA – Harga kebutuhan pokok di Gunungkidul terpantau terjadi peningkatan terutama pada telur ayam.

Kenaikan harga kebutuhan pokok di Gunungkidul tersebut diungkapkan oleh Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (APSDA) Setda DIY Yuna Pancawati, saat melakukan inspeksi di Pasar Semin pada Selasa, 13 Desember 2022.

Penyebab harga kebutuhan pokok di Gunungkidul yang naik bukan karena mendekati masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, melainkan karena pemberian Bantuan Pangan Non Tunai beberapa waktu lalu.

Meski mengalami kenaikan, stok bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya di Gunungkidul dinyatakan aman.

BACA JUGA:  Kepala Desa Candibinangun Ditetapkan Jadi Tersangka Mafia Tanah di Pakem Sleman

Harga Kebutuhan Pokok di Gunungkidul per 13 Desember 2022

harga kebutuhan pokok di gunungkidul
TPID DIY lakukan inspeksi di Pasar Semin, Gunungkidul untuk cek harga kebutuhan pokok. (Foto: Pemda DIY)

Menjelang masa liburan Nataru 2022, pemerintah daerah mulai melakukan pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok masyarakat.

Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY bersama dengan Wakil Gubernur Gunungkidul Heri Susanto di Pasar Semin, Gunungkidul.

Dari hasil cek harga ditemukan ada beberapa komoditas bahan baku yang mengalami harga naik. Dilansir dari laman Pemda DIY, harga kebutuhan pokok di Gunungkidul per 13 Desember 2022 yaitu:

– Telur ayam broiler : Rp 30.000/kg
– Bawang merah besar : Rp 34.000/kg
– Bawang putih sincau : Rp 24.000/kg
– Beras IR 1 (premium) : Rp 12.000/kg

Dyah Ayu