Hari Lahan Basah Sedunia Diperingati Hari Ini, Restorasi Jadi Tema Peringatan Tahun 2023

Sayangnya, aktivitas manusia menyebabkan hilangnya lahan basah tiga kali lebih cepat daripada hutan. Hal ini tentu dapat berpotensi meningkatkan hilangnya mata pencaharian dan makin tingginya kemiskinan.

Masih banyaknya orang yang melihat lahan basah sebagai tanah telantar daripada sumber pekerjaan, pendapatan, dan layanan ekosistem penting yang memberikan kehidupan adalah penyebab terbesar dari masalah ini.

Tema Hari Lahan Basah Sedunia 2023

Mengingat banyaknya lahan yang terdegradasi, peningkatan kesadaran nasional dan global tentang pemulihan atau restorasi atas hilangnya lahan basah dan dorongan tindakan untuk melestarikannya sangat penting dan mendesak untuk dilakukan.

‘Waktunya Restorasi Lahan Basah’ adalah tema untuk Hari Lahan Basah Sedunia tahun 2023, yang menyoroti pentingnya restorasi lahan basah. Sebab, restorasi yang baik dapat meningkatkan fungsi lahan basah secara alami.

Segera mengambil tindakan dan menginvestasikan modal finansial, manusia, dan politik menjadi seruan tahun ini. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan lahan basah dunia agar tidak hilang sekaligus memulihkan yang telah hilang.

Lahan Basah di Indonesia

lahan basah di Indonesia
Indonesia memiliki 7 lokasi yang ditetapkan sebagai Situs Ramsar. (Foto: Dok. Ramsar)

Dikutip dari laman resmi Ramsar, Konvensi Lahan Basah mulai berlaku di Indonesia pada 8 Agustus 1992 silam.

Saat ini, Indonesia memiliki 7 lokasi yang ditetapkan sebagai Lahan Basah Penting Internasional atau Situs Ramsar, dengan luas permukaan 1.372.976 hektar.

Admin