Guguran Awanpanas Merapi Hari Ini Sejauh 1,5 KM Sebabkan Hujan Abu di Beberapa Wilayah

HARIANE JOGJA – Terjadi guguran awanpanas Merapi hari ini Rabu, 8 Februari 2023 pada pukul 07.10 WIB dengan jarak luncuran sejauh 1.500 meter.

Gunung Merapi mengeluarkan awanpanas dengan arah barat daya atau menuju ke Kali Boyong dan menyebabkan hujan abu dilaporkan di beberapa wilayah sekitar.

Kondisi terbaru Merapi saat ini masih berada di Level III Siaga dan masyarakat masih dilarang untuk beraktivitas di area berbahaya.

BACA JUGA:  GKR Hemas Gelar Nobar Piala Dunia 2022 Jogja, Gratis dan Ada Angkringan

Guguran Awanpanas Merapi Hari Ini Sebabkan Hujan Abu

Guguran awanpanas merapi hari ini
Pantauan visual Gunung Merapi dari pos pengamatan Babadan, Jawa Tengah. (Foto: MAGMA Indonesia)

Dilansir dari Twitter @BPPTKG, awanpanas guguran Merapi dengan jarak luncurkan 1,5 km memiliki amplitudo 52 mm dan durasi 130 detik.

Aliran awanpanas mengarah ke Kali Gendol yang termasuk ke dalam zona potensi bahaya terutama di sisi barat baya.

Akibat dari guguran awanpanas ini, dilaporkan sejumlah wilayah di sekitar Merapi mengalami hujan abu, yaitu Desa Sangup, Kecamatan Musuk, dan Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari yang berada di Kabupaten Boyolali.

Sementara itu, dari pantauan MAGMA Indonesia dilaporkan bahwa kondisi puncak Gunung Merapi saat terjadi awanpanas guguran tertutup oleh kabut dengan cuaca yang agak mendung.

Hingga Rabu pagi dilaporkan bahwa Merapi mengalami 11 kali gempa Guguran, 2 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, 1 kali gempa Vulkanik dengan ampiltudo 70 mm, dan 22 gempa Vulkanik dengan amplitudo 4-8 mm.

Dari video yang diunggah oleh Instagram @merapi_uncover, terlihat saat kejadian guguran awanpanas Merapi hari ini beberapa penambang pasir di Sungai Gendol masih beraktivitas seperti biasa.

BACA JUGA:  Banjir Kali Gendol Merapi Putus Akses Jalan, BMKG Prakirakan Cuaca Hujan Lebat di Kawasan Gunung
Guguran awanpanas merapi hari ini
Penampakan guguran awanpanas Merapi dari Sungai Gendol. (Foto: Instagram/merapi_uncover)

Padahal, laporan cuaca dari BMKG menunjukkan bahwa pada Rabu siang akan terjadi hujan di wilayah sekitar Merapi yang bisa menimbulkan risiko terjadi banjir lahar dingin.

Kondisi terbaru Merapi saat ini masih mempertahankan status Level III Siaga sejak 5 November 2020.

Zona yang masih ditetapkan sebagai potensi bahaya guguran lava dan awanpanas saat ini adalah Sungai Boyong sejauh 5 km, Sungai Bedong, Krasak, Bebeng sepanjang 7 km, Sungai Woro sejauh 3 km, dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan potensi lontaran material vulkanik bisa sampai 3 km dari puncak.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di area yang masuk ke dalam zona bahaya.

Demikian informasi soal guguran awanpanas Merapi hari ini. ****

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com