HARIANE JOGJA – Bahaya tidur setelah sahur biasanya diabaikan begitu saja dengan alasan tidak kuat menahan kantuk setelah bangun tengah malam.
Bolehkah tidur setelah sahur?
Tidur setelah makan bisa tidak dianjurkan karena sistem pencernaan manusia memerlukan setidaknya 3 jam untuk mengolah makanan yang masuk ke dalam tubuh sampai menjadi sari makanan.
Selama tidur, hampir seluruh fungsi tubuh berhenti bekerja untuk sementara terkecuali jantung, otak, dan paru-paru di mana hal tersebut mengakibatkan makanan tidak bisa langsung dicerna apabila seseorang tidur setelah sahur.
Bahaya Tidur setelah Sahur yang Wajib Diketahui
Kebiasaan langsung tidur setelah makan sahur jika dilakukan berulang kali akan mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Berikut ini terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan terkait dampak yang ditimbulkan akibat kebiasaan tidur setelah sahur.
1. Obesitas

Langsung tidur setelah sahur dapat menyebabkan seseorang obesitas karena tubuh tidak mendapat kesempatan untuk membakar kalori, seperti dijelaskan pada laman UPMC Health Beat.
Apabila seseorang memilih untuk tidur setelah makan, maka kalori yang masuk akan disimpan dalam bentuk lemak.
Jika hal tersebut dilakukan berulang kali, maka lemak yang tersimpan di dalam tubuh akan semakin menumpuk sehingga membuat berat badan menjadi berlebih atau obesitas.
2. Asam Lambung Naik atau GERD
Menurut pakar kesehatan sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya, Dede Nasrullah mengatakan bahwa kebiasaan tidur setelah sahur dapat mengakibatkan terjadinya refluks asam Gastro-Esophageal Reflux Disease (GERD).
“Saat tertidur akan terjadi pelonggaran klep lambung sehingga menyebabkan asam lambung dalam perut mengalir balik ke bagian kerongkongan. Panas di dada, tenggorokan panas, mual, bersendawa, dan mulut pahit adalah gejala yang menunjukkan refluks, sehingga untuk mencegah hal tersebut kita bisa menunggu setidaknya 3 jam sehingga makanan tersebut dapat diolah secara sempurna,” jelas Dede dikutip dari laman Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Hal tersebut terjadi karena asam lambung bisa mengikis lapisan dinding kerongkongan dan menyebabkan luka di kerongkongan.
3. Serangan Jantung

Tidur setelah makan bukan kebiasaan yang baik karena akan menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Apabila tekanan darah tidak kunjung menurun dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama akan meningkatkan risiko terserang penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, dan penyakit kronis lainnya.
4. Sembelit
Tidur setelah makan juga dapat mengakibatkan seseorang terkena konstipasi atau sembelit karena proses pengosongan lambung terjadi kurang lebih membutuhkan waktu 2-3 jam setelah makan.
Apabila seseorang berbaring setelah menyantap makanan sahur, maka akan menghambat proses pengosongan lambung.
Jika hal tersebut terjadi akan memicu munculnya penyakit konstipasi atau sembelit di mana seseorang akan kesulitan untuk buang air besar.
Itulah bahaya tidur setelah sahur yang perlu diketahui. Untuk mencegah kantuk saat sahur, usahakan tidur lebih awal di malam hari. **** (Kontributor: Fatimah Nuraini)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji