4 Bahaya Tidur setelah Sahur, Salah Satunya Menyebabkan Asam Lambung Naik

HARIANE JOGJA – Bahaya tidur setelah sahur biasanya diabaikan begitu saja dengan alasan tidak kuat menahan kantuk setelah bangun tengah malam.

Bolehkah tidur setelah sahur?

Tidur setelah makan bisa tidak dianjurkan karena sistem pencernaan manusia memerlukan setidaknya 3 jam untuk mengolah makanan yang masuk ke dalam tubuh sampai menjadi sari makanan.

Selama tidur, hampir seluruh fungsi tubuh berhenti bekerja untuk sementara terkecuali jantung, otak, dan paru-paru di mana hal tersebut mengakibatkan makanan tidak bisa langsung dicerna apabila seseorang tidur setelah sahur.

BACA JUGA:  4 Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Jogja yang Murah Meriah

Bahaya Tidur setelah Sahur yang Wajib Diketahui

Kebiasaan langsung tidur setelah makan sahur jika dilakukan berulang kali akan mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Berikut ini terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan terkait dampak yang ditimbulkan akibat kebiasaan tidur setelah sahur.

1. Obesitas

Bahaya Tidur setelah Sahur
Obesitas mengintai orang-orang yang punya kebiasaan langsung tidur setelah makan. (Ilustrasi: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)

Langsung tidur setelah sahur dapat menyebabkan seseorang obesitas karena tubuh tidak mendapat kesempatan untuk membakar kalori, seperti dijelaskan pada laman UPMC Health Beat.

Apabila seseorang memilih untuk tidur setelah makan, maka kalori yang masuk akan disimpan dalam bentuk lemak.

Jika hal tersebut dilakukan berulang kali, maka lemak yang tersimpan di dalam tubuh akan semakin menumpuk sehingga membuat berat badan menjadi berlebih atau obesitas.

2. Asam Lambung Naik atau GERD

Menurut pakar kesehatan sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya, Dede Nasrullah mengatakan bahwa kebiasaan tidur setelah sahur dapat mengakibatkan terjadinya refluks asam Gastro-Esophageal Reflux Disease (GERD).

Admin