Fenomena Air Menyembur dari Dalam Tanah di Gunungkidul, Ini Penyebabnya

HARIANEJOGJA – Fenomena air menyembur dari dalam tanah di Gunungkidul dilaporkan terjadi pada Rabu, 30 November 2022, tepatnya di Pucangsari, Candirejo, Semanu.

Air menyembur dari dalam tanah di Gunungkidul terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Yogyakarta sejak Selasa  malam hingga Rabu pagi.

Fenomena air menyembur dari dalam tanah di Gunungkidul ini cukup unik karena terlihat kekuatan semburan air cukup kuat ke atas hingga setinggi pohon.

Untuk saat ini, dilaporkan air yang menyembur dari dalam lubang tanah tersebut sudah reda.

BACA JUGA:  Kereta Api Pertama di Sulawesi Telah Diuji Coba, Ini Bedanya dengan Lintasan Jawa

Air Menyembur dari Dalam Tanah di Gunungkidul Berasal dari Sungai Bawah Tanah

Air menyembur dari dalam tanah di Gunungkidul
Terlihat air menyembur ke luar dari lubang yang ada di tanah. (Foto: Twitter/TRCBPBDDIY)

Hujan yang mengguyur wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk Gunungkidul, sejak Selasa malam hingga Rabu pagi menyebabkan terjadinya sejumlah fenomena alam dan bencana terjadi di sejumlah wilayah.

Rabu pagi dilaporkan beberapa area di Gunungkidul yang dekat dengan aliran Kali Oya terendam oleh luapan air sungai, namun hal ini segera surut.

Selain itu, tanah longsor kecil juga dilaporkan terjadi di beberapa titik, bahkan puluhan KK di salah satu desa di Nglipar harus terisolasi karena akses jalan yang putus akibat tanah ambles.

Fenomena air menyembur dari dalam tanah di Gunungkidul merupakan salah satu kejadian unik yang terjadi pasca hujan deras yang mengguyur.

Dilansir dari Twitter @TRCBPBDDIY, diketahui bahwa semburan air naik ke atas dari dalam tanah terjadi sekira pukul 07.27 WIB di belakang Balai Dusun Pucungsari dengan ketinggian kurang lebih hingga 3 meter.

Dyah Ayu