5 Fakta Tentang Vaping, Benarkah Lebih Aman Dari Rokok Konvensional?

HARIANE JOGJA-Beberapa fakta tentang vaping perlu diketahui oleh para pecandu rokok elektrik atau yang sering disebut “vaping”.

Benarkah bahaya vaping sama buruknya atau bahkan lebih membahayakan dengan merokok yang dapat merusak organ-organ dalam tubuh, merugikan kesehatan, dan dapat menyebabkan kematian.

Untuk mengurangi kecanduan nikotin, biasanya sebagian orang menggunakan rokok elektrik atau vaping sebagai cara untuk memudahkan transisi dari rokok konvensional hingga tidak merokok sama sekali.

Berikut beberapa fakta tentang vape atau vaping yang perlu diketahui oleh pecandu rokok elektrik ataupun yang ingin transisi dari rokok konvensional ke rokok elektrik.

BACA JUGA:  Bahaya Kresek untuk Bungkus Daging Kurban, Apa Bedanya dengan Plastik Putih?

5 Fakta Tentang Vaping yang Perlu Diketahui

Dilansir dari laman John Hopkins Medicine, ada beberapa informasi mengenai dampak rokok elektrik yang perlu diketahui.

1. Bahan Kimia Vaping Lebih Sedikit, Tetapi Tetap Tidak Aman

Fakta Tentang Vaping
Fakta tentang vaping, tidak lebih baik dari rokok konvensional.(Ilustrasi: Freepik/prostooleh)

Vaping memanaskan nikotin, perasa dan bahan kimia lainnya untuk menciptakan aerosol yang dihirup.

Bahan kimia berracun yang terdapat dalam vaping lebih sedikit dibandingkan dengan rokok konvensional yang terdapat 7000 bahan kimia.

Kasus cedera paru-paru yang terkait dengan penggunaan vaping pada tahun 2020 disebabkan oleh orang-orang yang memodifikasi perangkat vaping atau yang diperoleh dari modifikasi di pasar gelap.

Kontributor 7