Angin Puting Beliung Imogiri 6 Desember 2022, BPBD Bantul: Waspadai Perubahan Cuaca

HARIANEJOGJA – Angin puting beliung Imogiri yang terjadi pada Selasa siang, 6 Desember 2022 menyebabkan puluhan rumah dan bangunan lainnya mengalami kerusakan.

Kerusakan yang disebabkan karena angin puting beliung Imogiri sebagian besar adalah pada bagian atap yang runtuh dan pecah akibat terjangan angin berkecepatan tinggi.

Selain bangunan tempat tinggal, angin puting beliung Imogiri juga sebabkan bangunan sekolah, kandang ternak, dan tempat ibadah mengalami kerusakan.

BPDB Bantul yang langsung menerjunkan personel ke lokasi mengimbau masyarakat agar mewaspadai perubahan cuaca di musim hujan.

BACA JUGA:  Penemuan Mayat Lansia di Imogiri Rabu 4 Januari 2023, Korban Hidup Sebatang Kara Tanpa Keluarga

Penampakan Lokasi Pasca Diterjang Angin Puting Beliung Imogiri Siang Ini

angin puting beliung imogiri
Angin puting beliung Imogiri rusak sejumlah bangunan tempat tinggal, fasilitas umum, hingga kandang ternak. (Foto: Instagram/bpbdbantul)

Angin puting beliung adalah pusaran angin dengan kecepatan yang tinggi dan disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan dalam suatu sistem cuaca. Biasanya bersamaan dengan datangnya angin ini dalah langit yang mendung dan suara angin yang bergemuruh.

Fenomena alam tersebut terjadi di sebuah desa di Kalidadap, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Angin yang berpusar di wilayah ini menyebabkan puluhan rumah porak poranda, tapi tidak ada laporan korban jiwa atau korban terluka.

Dilansir dari keterangan yang diunggah Polda Jogja, Kapolsek Imogiri Kompol Suharno, M.Kom., Ceh., CHFI. menyebutkan bahwa ada sekitar 28-30 rumah mengalami kerusakan yang sebagian besar terjadi pada bagian atapnya.

Kepolisian bersama dengan tim BPBD pun langsung terjun ke lapangan untuk melakukan proses penilaian dan memulai proses rehabilitasi lokasi.

Dari foto-foto yang diunggah oleh BPBD Bantul ke media sosial, nampak bangunan-bangunan rusak terutama pada bagian atap yang sebagian besar terbuat dari tanah liat. Bangunan yang terbuat dari kayu pun tidak bisa bertahan dari terjangan angin puting beliung Imogiri ini.

BACA JUGA:  Penukaran Uang di Bank Indonesia Tak Dipungut Biaya, Simak Syarat Lengkapnya

angin puting beliung di Imogiri Bantul
Kapolsek Imogiri Kompol Suharno jelaskan kondisi terkini di lokasi angin puting beliung. (Foto: Harianejogja)

Tercatat beberapa rumah tinggal, kandang ternak juga fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah rusak akibat kejadian yang ada di imogiri ini. Sebagian besar kerusakan ada di bagian atap,” jelas BPBD Bantul melalui Instagram.

Sementara itu data dari BPBD Bantul mencatat bahwa hingga saat ini, kerusakan angin puting beliung Imogiri adalah:
– Pohon tumbang di 3 titik, berdampak pada akses jalan, jaringan listrik, dan kamar mandi
– Rumah di 18 titik dengan dampak atap rumah
– Kandang di 3 titik dengan dampak atap kandang
– Fasilitas umum (gedung sekolah TK) dengan dampak atap

Petugas tim gabungan pun langsung melakukan bersih-bersih termasuk memotongi pohon-pohon yang ambruk dan menimpa rumah serta menghalangi akses jalan.

BPBD Bantul bersama instansi terkait, relawan serta warga lakukan kordinasi dan dilanjutkan penanganan dampak angin puting beliung yang terjadi pada hari Selasa, 6/12/2022,” ungkap BPBD.

BPBD juga menambahkan agar masyarakat mewaspadai perubahan cuaca yang bisa terjadi mendadak di musim hujan ini.

BACA JUGA:  Hari Lahan Basah Sedunia Diperingati Hari Ini, Restorasi Jadi Tema Peringatan Tahun 2023

angin puting beliung di Imogiri Bantul
Penampakan angin puting beliung di Kalidadap, Imogiri terekam video amatir. (Foto: Instagram/merapi_uncover)

Sejalan dengan imbauan BPBD, BMKG pun memberikan peringatan dini sore ini untuk cuaca di wilayah Yogyakarta yang akan diwarnai dengan hujan sedang hingga lebat, dan bisa disertai kilat juga angin kencang.

Akibat dari terjangan angin puting beliung di Imogiri, Lurah Selopamioro Drs. Sugeng mengungkapkan saat ini yang dibutuhkan adalah terpal agar sebagian rumah warga bisa digunakan untuk berteduh sementara, terutama untuk berlindung dari cuaca hujan deras. ****