HARIANE JOGJA – Berbagai macam event wisata Bantul 2023 tengah disiapkan pemerintah daerah untuk menarik wisatawan baik lokal, domestik, maupun internasional.
Digalakannya persiapan event wisata Bantul 2023 karena target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pariwisata yang dinaikkan Rp 18,5 M dibandingkan tahun sebelumnya.
Penyelenggaraan event wisata Bantul 2023 yang mulai digenjot juga karena masa pandemi Covid 19 yang mulai berangsur pulih sehingga pembatasan kegiatan masyarakat pun juga mulai runtuh.
Menurut Dinas Pariwisata Bantul, penyumbang PAD terbesar pada 2022 adalah Pantai Parangtritis sehingga tahun ini pun akan ada event wisata yang diselenggarakan di pantai selatan ini.
Peningkatan Target PAD Pariwisata Bantul 2023 Jadi Rp 50,5 Milyar

Seperti artikel yang diatayangkan di Hariane.com dengan judul ‘Target PAD Dinas Pariwisata Bantul Tahun 2023 Naik, Berbagai Event Siap Digelar dalam Waktu Dekat’ pada Selasa, 10 Januari 2023, target PAD Dinas Pariwisata Bantul tahun 2023 dari sektor pariwisata yakni sebesar Rp50,5 milyar.
Pada tahun sebelumnya, target sektor pariwisata sebesar Rp 32 milyar atau Rp 18,5 Miliar lebih kecil dibanding Target PAD Dinas Pariwisata Bantul tahun 2023.
Rencana menaikkan target PAD Dinas Pariwisata Bantul tahun 2023 sudah diresmikan oleh Panitia Anggaran Kabupaten pada akhir tahun 2022.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi menyampaikan, ditingkatkannya PAD (Pendapatan Asli Daerah) salah satunya disebabkan karena pariwisata yang sudah dibuka tanpa adanya pembatasan seperti kala pandemi Covid 19.
“Karena PPKM sudah dicabut dan pariwisata sudah dibuka tanpa syarat jadi alasan meningkatkan target PAD,” kata Markus, Selasa 10 Januari 2023.
Sejumlah Event Wisata Bantul 2023 Disiapkan untuk Penuhi Target PAD

Pria yang akrab disapa Ipung itu mengatakan, Dinas Pariwisata sendiri akan berupaya mencapai target PAD, salah satunya dengan menyelenggarakan sejumlah agenda atau event.
Ia menyebutkan, dalam waktu dekat akan ada sejumlah agenda antara lain Merti Dusun Krebet yang akan diselenggarakan bulan Januari ini tanggal 21.
Pada bulan Februari di tanggal 19 akan ada Festival Burung Paruh Bengkok di Gumuk Pasir, kemudian pada tanggal 25 dan 26 akan ada event Coast to Coast di Parangtritis Geomaritim Science Park.
“Di bulan Juni ada Festival Kuliner, bulan Juli ada Symphony Gumuk Pasir, Agustus akan ada Festival Bregodo dan Keroncong Pesisiran, Oktober ada Festival Lampion. Itu rencana waktunya,” paparnya soal rencana event wisata Bantul 2023.
Diketahui pada tahun 2022 silam Dinas Pariwisata Bantul menargetkan PAD sebesar Rp32 milyar. Namun dari jumlah tersebut Dinas Pariwisata hanya mencapai 82,8 persen atau sekitar Rp26,5 milyar dengan total wisatawan sebanyak 2.728.016 orang.
Ia memperkirakan, situasi awal sampai dengan pertengahan tahun yang masih diberlakukan PPKM serta cuaca ekstrem yang beberapa kali melanda wilayah Bantul menjadi poin penyebab PAD tahun 2022 tidak tercapai.

Ipung menambahkan, dari capaian PAD di tahun 2022, kawasan Pantai Parangtritis menjadi obyek wisata penyumbang PAD terbanyak. Sementara obyek wisata yang kurang menarik wisatawan ialah Goa Selarong dan Goa Cerme.
Demikian informasi soal rencana event wisata Bantul 2023 untuk memenuhi target PAD yang dinaikkan. ****
Baca artikel serupa lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Dyah Ayu
-
Tri Lestari
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026