HARIANEJOGJA – Profil atlet sepak bola Spanyol Sergio Busquets ini akan membahas soal prestasi yang pernah ditorehkan oleh sang gelandang hingga akhirnya harus gantung sepatu.
Tertoreh catatan pada profil atlet sepak bola Spanyol Sergio Busquets bahwa dirinya sudah secara pribadi mengatakan akan pensiun sebagai pemain profesional pasca kekalahan negaranya di Piala Dunia 2022.
Isi profil atlet sepak bola Spanyol Sergio Busquets tidak main-main, hingga akhirnya ia bisa membawa timnas untuk masuk ke babak 16 besar.
Meski harus tersingkir sebelum menginjakkan kaki ke final gara-gara dilumat Maroko, Sergio Busquets tetap dikenal sebagai pemain sepak bola yang patut disegani.
Fakta dan Profil Atlet Sepak Bola Spanyol Sergio Busquets
Seperti dengan artikel yang dtayangkan di Hariane.com dengan judul ‘Sergio Busquets Pensiun dari Timnas Spanyol Tahun 2022, Berikut Sederet Fakta Menarik Sang Gelandang Bertahan’ pada Sabtu, 17 Desember 2022, Sergio Busquets pensiun dari timnas Spanyol setelah gagal ke babak 8 besar.
TImnas Spanuol dikalahkan secara mengejutkan oleh negara “Kuda Hitam” Maroko lewat drama babak adu penalti.
Kabar soal pensiunnya Busquets pertama kali merebak usai salah satu surat kabar Eropa, The Athletic, mengatakan bahwa pemain berusia 34 tahun tersebut resmi gantung sepatu dari timnas Spanyol.
Sergio Busquets sendiri mengunggah pernyataan resmi itu di akun Instagram pribadinya pada 16 Desember 2022. Pernyataan tersebut dibuat sebagai tanda berakhirnya karir Busquets di timnas Spanyol.

“Halo semua! Saya ingin mengumumkan bahwa setelah hampir 15 tahun dan 143 pertandingan, tibalah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada tim nasional. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah bersama saya di jalan yang panjang ini,” ucap Busquets dikutip dari akun Instagram miliknya.
Profil atlet sepak bola Spanyol Sergio Busquets adalah seorang gelandang bertahan yang sangat layak untuk jadi pilihan utama pelatih manapun di Spanyol. Generasi Barcelona mulai 2010 adalah salah satu bukti hebatnya gelandang-gelandang Spanyol saat itu.
Sergio saat ini bertandem bersama dua pemain tengah jenius Barcelona, Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Sebagai poros pertahanan dan lini tengah, Busquets mampu menyeimbangkan kedua lini hingga suplai bola kepada pemain depan menjadi mudah.
Tercatat berdasarkan data The Athletic, dirinya telah berlaga bersama timnas Spanyol sejak 2009. Memiliki caps 143, dan tidak tergantikan di lini tengah Spanyol selama 10 tahun terakhir.
Kehebatan Busquets bukan hanya di timnas semata, dirinya juga bermain elegan bersama Barcelona dan sangat loyal hingga saat ini.

Gelar juaranya sudah lengkap, mulai dari Piala Dunia, Piala Euro, Piala Liga Champions, Piala Dunia Antar Klub, Copa Del Rey, dan banyak lagi prestasinya di level klub serta timnas.
Pernyataannya untuk pensiun tersebut viral dan jadi hari yang sedih bagi para pecinta timnas Spanyol. Sosok gelandang bertahan yang kreatif dan ngotot, memutus aliran serangan lawan.
“Kamu adalah gelandang yang unik, Busi, selamat untuk semua hal yang telah kamu lakukan untuk tim nasional. Legenda dan sosok hebat,” tulis Alvaro Morata.
“Sebuah kehormatan bisa bermain bersamamu, kawan. Dirimu adalah gelandang yang unik,” tulis Koke.
“Sosok yang menjadi contoh bagi semuanya, selamat sekali lagi, kawan,” tulis Patrick Kluivert.
Demikian adalah profil atlet sepak bola Spanyol Sergio Busquets yang akan terus dikenang sebagai pesepakbola andal dan patut dicontoh pada masa kini.****
Baca artikel serupa di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Dyah Ayu
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji