3 Perbedaan Sistem Pendinginan Mesin: Ada Udara, Air, dan Oli!

HARIANE JOGJA – Perbedaan sistem pendinginan mesin berikut patut diketahui karena ternyata ada beberapa jenis pendingin mesin yang dipasang pada kendaraan bermotor.

Jenis pendingin mesin motor maupun mobil pada umumnya dibagi menjadi tiga macam yang berbeda-beda cara kerja, hingga harga.

Kendaraan bermotor keluaran lama dengan yang baru juga bisa jadi memiliki sistem pendingin mesin yang berbeda.

Sehingga pemilik kendaraan wajib tahu agar lebih paham soal cara perawatan yang tepat.

BACA JUGA:  Perbedaan Turbocharger Vs Supercharger, Mana yang Lebih Unggul?

Perbedaaan Sistem Pendinginan Mesin untuk Kendaraan Lama dan Baru

Dilansir dari kanal YouTube FtShare, berikut adalah bedanya antara pendingin mesin yang menggunakan udara, air, maupun oli:

1. Mesin Berpendingin Udara

Perbedaan sistem pendinginan mesin
Pendingin udara adalah jenis sistem yang harganya paling murah. (Ilustrasi: Unsplash/Eduardo Buscariolli)

Jenis pendinginan mesin ini adalah yang paling umum. Kendaraan dengan pendinginan udara biasanya merupakan kendaraan tua, atau kendaraan dengan kapasitas mesin kecil yang harganya tergolong murah.

Harga yang murah ini disebabkan oleh sederhananya cara kerja pendinginan mesin jenis udara. Sesuai namanya, pendinginan jenis ini memanfaatkan udara sebagai medium penyerap panasnya.

Mesin berpendingin udara biasanya akan diselimuti oleh sirip – sirip logam tipis. Fungsi sirip – sirip ini adalah meningkatkan luas permukaan yang berkontak dengan udara.

Semakin luas permukaannya, semakin banyak panas yang bisa dibuang.

Karena sederhana dan tidak membutuhkan perangkat tambahan, maka kendaraan dengan jenis pendinginan ini sangat mudah diproduksi, sehingga harganya bisa dibuat murah.

BACA JUGA:  4 Februari 2023 Memperingati Hari Kanker Sedunia, Apa Saja Makanan untuk Mencegah Penyakit ini?

Namun, jenis pendingin ini juga memiliki kekurangan. Kekurangan utama pendinginan ini adalah kurang efisien dalam pembuangan panas, karena udara itu merupakan penghantar panas yang buruk.

Sehingga, kemampuan membuang panas dari mesin berpendingin udara cukup rendah. Hal ini membatasi penggunaan pendinginan ini pada mesin berperforma rendah, atau berkapasitas kecil.

2. Mesin Berpendingin Air

Perbedaan sistem pendinginan mesin
Sistem pendingin air biasanya digunakan pada kendaraan dengan performa tinggi. (Ilustrasi: Pixabay/sick-street-photography)

Jenis pendingin sistem motor atau mobil satu ini bedanya cukup besar dibandingkan dengan jenis udara.
Mesin berpendingin air memiliki kompleksitas yang 180 derajat berbeda, karena medium pengantar panas yang digunakan juga berbeda.

Pendingin ini bekerja dengan memompa air ke sekitar mesin. Air tersebut akan menyerap panas mesin, yang kemudian dipompa ke radiator untuk didinginkan.

Karena air merupakan penghantar panas yang jauh lebih baik dari udara, maka pendinginan air memiliki efisiensi lebih tinggi.

Sehingga mampu mengatasi panas mesin berkapasitas besar, atau mesin dengan performa tinggi.

Namun, karena banyaknya perangkat yang dibutuhkan, maka sistem ini adalah yang paling mahal dan paling perlu perawatan ekstra.

BACA JUGA:  Jadwal SIM Keliling Sleman Februari 2023, Lengkap dengan Persyaratan yang Dibutuhkan

3. Mesin Berpendingin Oli

Serupa dengan pendinginan mesin jenis air, mesin berpendingin oli juga menggunakan cairan sebagai media penghantar panasnya.

Cara kerja sistem ini memiliki prinsip dasar yang sama dengan pendingin air. Oli yang ada di dalam mesin akan menyerap panas mesin, dan dipompakan ke sirip oil cooler, perangkat yang mirip radiator, untuk dibuang panasnya.

Sistem ini menjadi semacam penengah di antara sistem pendingin udara dan air. Karena performa pendinginannya berada di atas pendingin udara, namun masih di bawah pendingin air yang biasanya dibekali radiator lebih besar.

Soal harga pun pendingin oli lebih murah dibandingkan pendingin air karena perangkat yang dibutuhkan lebih sedikit dan kecil.

Punya harga yang lebih mahal dibandingkan pendingin udara, saat ini pendinginan oli sudah cukup jarang ditemukan di pasaran.

Sekian informasi mengenai perbedaan sistem pendinginan mesin pada kendaraan bermotor. **** (Kontributor: Putra Ramadhan)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com