4 Februari 2023 Memperingati Hari Kanker Sedunia, Apa Saja Makanan untuk Mencegah Penyakit ini?

HARIANE JOGJA – Sabtu, 4 Februari 2023 memperingati Hari Kanker Sedunia yang merupakan hari kesadaran kesehatan global, telah diinisiasi oleh Union For International Cancer Control (UICC).

Peringatan Hari Kanker Sedunia 2023 yang jatuh pada hari ini mengambil tema Close the Care Gap yang artinya Menutup Kesenjangan Perawatan.

Dilansir dari akun Instagram World Cancer Day, Hari Kanker Sedunia 2023 mempunyai tujuan untuk mencegah jutaan kematian dengan meningkatkan kesadaran tentang penyakit ini.

Terkait tujuan tersebut, salah satu cara mencegahnya bisa dengan mengonsumsi makanan untuk mengurangi resiko terkena kanker.

BACA JUGA:  7 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Lengkap dengan Cara Penyajian Terbaiknya
Berikut jenis-jenis makanan untuk menurunkan tingkat risiko terkena penyakit ini, sebaiknya diketahui pada 4 Februari 2023 memperingati Hari Kanker Sedunia, seperti dirilis Healthline.
brokoli
Brokoli salah satu makanan untuk menurunkan risiko kanker. (Foto : Pixabay/Kathryn Gjerseth)

1. Brokoli

Brokoli mengandung sulforaphane yang memiliki sifat antikanker. Terdapat satu studi tabung reaksi menunjukkan bahwa sulforaphane dapat mengurangi ukuran dan jumlah sel kanker payudara hingga 75%.

Mengonsumsi brokoli dapat dikaitkan juga dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah.

2. Wortel

Ternyata, wortel dapat mengurangi risiko kanker lambung hingga 26% dan ada penelitian bahwa perokok saat ini yang tidak makan wortel tiga kali lebih mungkin terkena kanker paru-paru dibandingkan dengan yang makan wortel lebih dari sekali per minggu.

Untuk meningkatkan asupan makan wortel supaya berpotensi mengurangi risiko kanker bisa dengan memasukkan wortel ke dalam makanan sebagai camilan sehat atau lauk beberapa kali per minggu.

3. Kacang

Makan kacang dalam jumlah yang lebih besar dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat kanker.

Mengkonsumsi kacang secara teratur juga bisa dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kolorektal, pankreas, dan endometrium.

4. Berry

Salah satu makanan yang dapat dikonsumsi untuk menurunkan risiko kanker adalah buah berry karena memiliki sifat antioksidan.

Terdapat penelitian 25 orang dengan kanker kolorektal diobati dengan ekstrak bilberry selama tujuh hari, yang ditemukan untuk mengurangi pertumbuhan sel kanker sebesar 7%.

5. Kayu Manis

Sebuah studi tabung reaksi menemukan bahwa ekstrak kayu manis mampu mengurangi penyebaran sel kanker dan menyebabkan kematian.

Minyak esensial kayu manis menekan pertumbuhan sel kanker kepala dan leher, dan juga secara signifikan mengurangi ukuran tumor.

Kayu manis dapat dikonsumsi ½ sendok teh atau 2-4 gram kayu manis per hari untuk mencegah kanker.

6. Minyak Zaitun

Beberapa penelitian menemukan bahwa asupan minyak zaitun yang lebih tinggi dapat membantu melindungi terhadap kanker.

0rang yang mengkonsumsi minyak zaitun dalam jumlah terbesar memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara dan kanker sistem pencernaan daripada mereka yang memiliki asupan terendah.

Cara mengkonsumsi minyak zaitun pun begitu mudah dan sederhana untuk manfaat Kesehatan, yaitu misalnya dengan menggunakannya dalam bumbu-bumbu masakan atau menyiramnya di atas salad dan sayuran yang dimasak.

7. Kunyit

Terdapat bahan aktif dari kunyit yaitu kurkumin dengan efek antiinflamasi, antioksidan, dan bahkan anti kanker.

Kurkumin juga ditemukan untuk mengurangi penyebaran sel kanker usus besar dengan menargetkan enzim tertentu yang terkait dengan pertumbuhan kanker.

Kurkumin juga telah terbukti efektif dalam memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker paru-paru, payudara dan prostat dalam studi tabung reaksi lainnya .

Untuk hasil terbaik, bisa mengkonsumsi 1/2-3 sendok teh (1-3 gram) kunyit bubuk per hari.

BACA JUGA:  12 Artis YG Entertainment Keluar Jelang Akhir 2022, Mulai dari Grup KPop Hingga Aktor Sekuel Train to Busan

8. Buah Jeruk

Mengkonsumsi buah jeruk seperti lemon, limau, jeruk bali dan jeruk dapat mengurangi risiko kanker yang lebih rendah dalam beberapa penelitian.

Sebuah studi yang dilakukan menemukan bahwa peserta yang makan buah jeruk dalam jumlah lebih tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena kanker saluran pencernaan dan pernapasan bagian atas, serta penurunan risiko kanker pankreas.

Pada 4 Februari 2023 memperingati Hari Kanker Sedunia bisa dirayakan dan didukung dengan menggalakkan konsumsi makanan pencegah penyakit atau penurun risiko terkena penyakit ini. **** (Konributor: Marine Lugina M)

Baca artikel menarik lainnya di hariane.com