Kenali Perbedaan Breakout dan Purging pada Kulit Wajah, Jangan Sampai Salah

HARIANE JOGJA – Perbedaan breakout dan purging perlu diketahui karena sering dianggap sama oleh kebanyakan orang.

Breakout dan purging merupakan dua hal yang berbeda dan memiliki ciri-cirinya tersendiri.

Namun banyak orang menganggap bahwa breakout dan purging adalah kondisi yang sama.

Hal tersebut dikarenakan efek yang muncul dari keduanya hampir sama dan kerap membuat banyak orang sulit untuk membedakannya.

Ketidaktahuan itu seringkali mengakibatkan kulit wajah semakin rusak karena kesalahan perawatan yang dilakukan.

BACA JUGA:  6 Manfaat Air Beras untuk Wajah, Salah Satunya Dapat Mencegah Penuaan Dini

Perbedaan Breakout dan Purging pada Kulit Wajah

Perbedaan breakout dan purging pada kulit wajah harus diketahui agar tidak salah dalam mengatasinya, terlebih bagi seseorang yang hobi mencoba berbagai macam produk skincare.

Dirilis laman Simply Skin, biasanya saat awal pemakaian produk baru, kulit wajah akan merespon dengan salah satu dari tiga hal di bawah ini:

1. Kulit bercahaya secara instan.

2. Gangguan kulit yang menyebabkan iritasi, komedo putih, jerawat, ruam yang muncul entah dari mana.

3. Kumpulan jerawat dan komedo putih yang tiba-tiba muncul tanpa rasa sakit atau iritasi.

Adapun kemunculan jerawat dan komedo di awal-awal penggunaan skincare tersebut merujuk pada dua kemungkinan, yaitu sebagai gejala breakout ataupun purging.

Agar tidak keliru dan dapat merawat kulit wajah dengan tepat, ketahui perbedaan breakout dan purging berikut ini.

1. Breakout

Seperti yang dirilis laman Senka, jerawat yang timbul karena breakout biasanya muncul akibat reaksi yang kurang cocok dengan zat aktif maupun salah satu kandungan dalam produk skincare.

Hal ini ditandai dengan munculnya jerawat, iritasi, kemerahan, muncul alergi, dan tersumbatnya pori-pori di kulit wajah.

Hal itu dapat dikatakan sebagai breakout apabila tanda-tanda tersebut muncul di area baru yang sebelumnya tidak bermasalah.

Tidak hanya itu, jerawat breakout juga bisa disebabkan oleh faktor hormonal, bakteri, kelebihan minyak, lingkungan, dan lain sebagainya.

Jerawat pada wajah breakout biasanya akan muncul selama 6-8 minggu, atau bahkan lebih. Oleh karena itu, sebaiknya hentikan pemakaian produk pemicu breakout jika mengalami hal tersebut.

2. Purging

Seringkali dinilai sama dengan breakout, ternyata purging dapat dikenali dengan mudah.

Purging adalah kondisi kulit wajah yang sedang dalam fase menyesuaikan diri dengan produk skincare yang baru digunakan.

Istilah purging merujuk pada reaksi kulit terhadap bahan aktif dari suatu produk dan meningkatkan proses pergantian sel kulit itu sendiri.

Proses purging sendiri biasanya akan muncul di area kulit wajah yang sering bermasalah karena biasanya pada area tersebut terdapat sisa kotoran yang menempel maupun seringkali tumbuh jerawat.

Maka dari itu, ketika sel kulit melakukan regenerasi dengan cepat serta melakukan pengelupasan, umumnya akan muncul jerawat ringan di area wajah.

Tidak perlu khawatir karena setelah fase purging, sel kulit baru akan muncul dan membuat kondisi kulit wajah menjadi lebih sehat, bersih, dan bercahaya.

Selama proses purging biasanya akan timbul jerawat, komedo, kulit wajah menjadi kering, ataupun berminyak.

Munculnya purging juga bisa dilihat dari durasi munculnya jerawat. Jerawat yang muncul karena purging biasanya akan bertahan sekitar 2-4 minggu dan maksimal 6 minggu.

Cara Mengatasi Breakout dan Purging

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan dalam mengatasi breakout dan purging.

1. Hindari Menyentuh atau Memencet Jerawat

Kebiasaan menyentuh ataupun memencet jerawat dapat menyebabkan peradangan dan berisiko membuat proses purging berlangsung semakin lama.

2. Lakukan Double Cleansing

Double cleansing dapat membantu kulit wajah tetap dalam kondisi baik dan membantu meredakan purging dan breakout.

Membersihkan kulit wajah secara maksimal dapat mencegah datangnya bakteri, jamur, maupun kotoran lainnya menempel pada kulit wajah dan menyebabkan jerawat.

BACA JUGA:  4 Manfaat Bersiul untuk Kesehatan dan Kecantikan, Meski Sering Dianggap Perbuatan Negatif

3. Hindari Produk Skincare Comedogenic

Menggunakan produk yang mengandung bahan comedogenic perlu dihentikan, khususnya bagi siapa saja yang memiliki kulit berminyak dan berjerawat.

Hal tersebut dikarebakan produk comedogenic umumnya menggunakan bahan dasar minyak atau oil-based yang akan menyumbat pori-pori kulit wajah.

Demikian penjelasan mengenai perbedaan breakout dan purging yang wajib diketahui agar tidak salah dalam melakukan perawatan kulit wajah. **** (Kontributor: Fatimah Nuraini)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com