HARIANE JOGJA – Kabar percobaan penculikan anak di Nanggulan Kulon Progo sempat menghebohkan warga sekitar.
Diketahui kabar percobaan penculikan anak di Nanggulan Kulon Progo berawal dari sebuah kejadian di Pasar Kentheng, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan.
Berita percobaan penculikan anak di Nanggulan Kulon Progo beredar setelah dibagikan ke media sosial oleh salah seorang warga Kapanewon Nanggulan.
Berita itu pun akhirnya menyebar dan sempat membuat keresahan warga yang khawatir terkait dengan keselamatan anak-anaknya.
Fakta Kabar Percobaan Penculikan Anak di Nanggulan Kulon Progo
Melalui kanal Youtube Nanggulanofficial, Polsek Nanggulan, Kulon Progo mengklarifikasi kebenaran kejadian di Pasar Kentheng.
Dalam video yang dibagikan pada Kamis, 26 Januari 2023 tersebut terlihat sejumlah personel polisi mendatangi rumah saksi dan memiinta keterangan terkait kejadian tersebut.
Disebutkan bahwa kejadian itu terjadi pada Rabu, 25 Januari 2023. Kenudian polisi meminta keterangan dari anak yang dikabarkan menjadi korbaan percobaan penculikan berinisial SAG.
Ditemui di ruang tamu rumahnya, dengan wajah yang disamarkan, SAG menjelaskan bahwa ia merasa dikejar oleh seorang yang turun dari truk dengan membawa tali.
Mendapati ada seseorang yang mengejar, anak tersebut sontak berlari ke sebuah toko plastik sambil berteriak minta tolong.
Tindakan tersebut dilakukan karena sang ibu pernah berpesan kepadanya agar waspada saat diajak berbicara dengan orang tak dikenal, dan lari saat orang tersebut mengejarnya.
Terkait tindakan lain yang dilakukan oleh orang tak dikenal tersebut, SAG menjelaskan bahwa terduga pelaku percobaan penculikan hanya mengejarnya tanpa berteriak atau mengatakan sepatah kata pun.
Kemudian Polisi juga mendapati saksi yang merupakan teman dari seseorang yang berlari dari truk.
Tanpa disebutkan nama terangnya, saksi tersebut menjelaskan bahwa dia dan temaannya saat itu usai menurunkan boks dari truk untuk ditukar-tambah.
Ketika hendak melanjutkan perjalanan, ponsel milik temannya ternyata tertinggal karena sedang mengisi daya.
Setelah menyadari hal tersebut, kemudian berinisiatif untuk turun dari truk kemudian berlari mengambil ponsel sambil. Disebutkan memang saat itu di tangannya masih membawa tali rafia dan begel (kolom pengikat tulangan besi beton).
Seorang warga yang diketahui menjadi salah satu penyebar kabar percobaan penculikan anak di Nanggulan Kulon Progo, Sarjono juga mengklarifikasi kejadian itu.
Di akhir video, Sarjono mengakui telah menyebarkan konten dengan ditambah beberapa tulisan narasi yang akhirya membuat keresahan warga.
Pihaknya kemudian memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar dan meminta maaf kepada masyarakat.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun tersebut, polisi kemudian mengungkap bahwa kabar perobaan penculikan di Nanggulan Kulon Progo tersebut tidak benar.

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Nanggulan, Kompol Agus Setyo Pambudi. Pihaknya menegaskan bahwa berita percobaan penculikan anak tersebut tidak benar adanya atau hoax.
Kompol Agus Setyo Pambudi juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengecek kebenaran informasi sebelum membagikannya.**** (Kontributor: Elmita Amalya A)
Baca artikel menarik lainnya di hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Zakie Hakim
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji