HARIANEJOGJA – Berikut adalah ulasan artikel tentang ciri-ciri toxic relationship yang harus diketahui agar terhindar dari gangguan kesehatan mental.
Selain itu, mengenal ciri-ciri toxic relationship lebih jauh dapat membuat hidup semakin tenang dan waspada terhadap perilaku tersebut.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi hubungan dalam berpasangan menjadi toxic, mulai dari kebiasaan, sifat, watak, karakter, perilaku, hingga ketidakcocokan kedua belah pihak. Oleh karena itu, penting untuk memahami ciri-ciri toxic relationship agar hubungan menjadi lebih harmonis.
Mempelajari ciri-ciri toxic relationship dapat membuat diri lebih waspada dan berhati-hati dalam membina hubungan, karena dengan demikian perilaku toxic dalam hubungan dapat diantisipasi.
Namun, sebelum mempelajari ciri-ciri toxic relationship dan mengaitkannya dengan konteks hubungan yang sedang dijalani, penting untuk memahami pengertian dari toxic relationship terlebih dahulu.
Dalam artikel yang dirilis laman Verywellmind, diketahui bahwa toxic relationship adalah hubungan yang membuat salah satu pasangan merasa tidak didukung, disalahpahami, direndahkan, atau bahkan diserang.
Toxic relationship mengancam kondisi emosional, psikologis, bahkan fisik yang berujung pada kesehatan mental.
Berikut perilaku yang menjadi ciri-ciri dari toxic relationship, dilansir dari laman youth.gov
1. Kontrol yang berlebihan (posesif)
Jika dalam satu hubungan terdapat pasangan yang ingin mengisolasi pasangannya dari dunia luar, terlalu sering cemburu secara tidak wajar, bahkan melarang pasangan untuk melakukan aktivitas sosial, hal tersebut merupakan ciri-ciri toxic relationship.
2. Ketidakjujuran
Penting untuk memastikan apakah pasangan terbuka dan jujur satu sama lain atau tidak. Hindari hubungan yang berujung pada kebohongan dan tertutup.
3. Tidak adanya rasa hormat.
Hindari pasangan yang tidak bisa menghormati satu sama lain dalam hal berpendapat, berbagi, bahkan bekerja sama.
Rasa hormat juga bagian yang penting dalam hubungan agar tidak terjadi perilaku semena-mena terhadap pasangan.
4. Intimidasi
Hindari hubungan yang di dalamnya terdapat intimidasi, yakni ketika salah satu pasangan mencoba mengendalikan aspek kehidupan satu sama lain dengan ancaman. Ancaman tersebut bisa berupa kekerasan atau memutuskan hubungan.
5. Kekerasan fisik
Pasangan yang biasanya menggunakan kekerasan fisik untuk menyelesaikan permasalahan merupakan ciri dari toxic relationship karena bagaimanapun kekerasan merupakan tindak pidana yang dapat dikriminalisasi.
6. Kekerasan seksual
Selain kekerasan fisik, kekerasan seksual dalam hubungan juga harus diperhatikan. Hal ini biasanya berupa pemaksaan aktivitas seksual antara satu sama lain tanpa persetujuan. Tentu saja hal ini akan menimbulkan kondisi hubungan yang tidak sehat.
Itulah beberapa ciri-ciri toxic relationship yang harus diperhatikan agar terhindar dari hubungan yang tidak sehat. **** (Kontributor: Alexander Dzulqornain Almadjedy)


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026