Angin Puting Beliung di Imogiri Bantul Sebabkan 30 Rumah Rusak, Lurah Minta Bantuan Terpal

HARIANEJOGJA – Angin puting beliung di Imogiri Bantul yang terjadi pada Selasa, 6 Desember 2022 sekira pukul 13.00 WIB sebabkan puluhan rumah rusak karena atap yang jatuh. 

Akibat dari angin puting beliung di Imogiri Bantul dilaporkan ada sekitar 30 rumah yang mengalami kerusakan, dan pohon-pohon ambruk menimpa bangunan tempat tinggal. 

Hingga saat ini belum ada korban jiwa maupun terluka yang dilaporkan pasca angin puting beliung Imogiri di Bantul hari ini.

Namun, warga membutuhkan bantuan material terpal yang akan digunakan untuk menutup rumah-rumah warga yang rusak sebagai antisipasi cuaca hujan.

BACA JUGA:  Jadi Tuan Rumah ASEAN Tourism Forum 2023, Warga Jogja Diimbau untuk Mendukung dan Menyukseskan Acara

Angin Puting Beliung di Imogiri Bantul Sebabkan Atap Rumah Melorot dan Pecah

angin puting beliung di Imogiri Bantul
Penampakan angin puting beliung di Kalidadap, Imogiri terekam video amatir. (Foto: Instagram/merapi_uncover)

Beredar video-video amatir yang menunjukkan fenomena angin puting beliung terjadi di Kalidadap, Selopamioro, Imogiri, Bantul akibat cuaca buruk yang sedang melanda wilayah Yogyakarta hari ini.

Pasca angin puting buliung mereda, warga setempat pun mendapati sebagian rumah terkena dampaknya di mana atap rumah yang terbuat dari tanah liat berjatuhan dan pecah.

Kapolsek Imogiri Kompol Suharno memberikan keterangan didampingi oleh Lurah Selopamioro Sugeng, menyebutkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin puting beliung di Imogiri Bantul, tapi sebanyak 28-30 rumah mengalami kerusakan terutama pada bagian atapnya.

“Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada, tapi untuk rumah-rumah sekitar 28-30 rumah semuanya bisa kita lihat di sini pada porak poranda,” jelas Suharno.

BACA JUGA:  Peringatan Milad Kokam ke 57 Bantul, Berlangsung Meriah dengan Apel Akbar dan Parade

angin puting beliung di Imogiri Bantul
Kapolsek Imogiri Kompol Suharno jelaskan kondisi terkini di lokasi angin puting beliung. (Foto: Harianejogja)

Suharno mengungkapkan personelnya sudah berada di lokasi untuk bergotong royong bersama dengan masyarakat mulai membersihkan sisa-sisa angin puting beliung, termasuk memotong pohon-pohon yang jatuh menimpa rumah.

“Sementara yang kita kerjakan hari ini adalah pemotongan-pemotongan pohon yang menimpa rumah semuanya sudah kita potong selesai sore hari ini,” ungkap Suharno.

Dijelaskan Suharno yang menjadi prioritas saat ini adalah agar warga yang terdampak angin puting beliung di Imogiri Bantul bisa terlindungi dari cuaca musim hujan.

Sementara itu, Lurah Sugeng mengungkapkan bahwa yang paling dibutuhkan saat ini adalah bantuan material terpal untuk antisipasi hujan deras yang tengah mengguyur wilayah Yogyakarta belakangan ini.

“Dan kami mohon untuk bantuan sementara yang dibutuhkan adalah terpal untuk menutup genteng-genteng yang pecah atau melorot bahkan jatuh sehingga nanti ada sebagian rumah yang bisa untuk ngiyup (berteduh),” ujar Sugeng.

BACA JUGA:  11 Lokasi Perayaan Tahun Baru 2023 di Jogja, Ada Pesta Kembang Api Hingga Pengajian

angin puting beliung di bantul hari ini
Beberapa warga mengeluhkan atap rumahnya yang hancur karena angin puting beliung di Bantul hari ini. (Foto: Instagram/merapi_uncover)

Selain dari pihak kepolisian, tim dari TRC BPBD DIY juga sudah turun ke lokasi kejadian angin puting beliung di Imogiri Bantul untuk melakukan proses rehabilitasi dan penilaian kerusakan. ****