7 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Lengkap dengan Cara Penyajian Terbaiknya

HARIANE JOGJA – Manfaat daun kelor untuk kesehatan baru-baru ini viral di media sosial usai Nono si bocah NTT juara Matematika dalam beberapa wawancaranya menyebut daun kelor atau marungga sebagai makanan kesehariannya.

Manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh memang sangat banyak, mulai dari mencegah diabetes hingga dapat menjaga kesehatan otak.

Namun, manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh baru bisa diperoleh jika diproses dengan cara yang benar agar nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak hilang.

BACA JUGA:  Kenali Perbedaan Breakout dan Purging pada Kulit Wajah, Jangan Sampai Salah

7 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

Berikut ini manfaat daun kelor bagi kesehatan seperti dilansir dari laman Distanbun Jateng.

1. Mengurangi peradangan.

Mengonsumsi kelor dapat menekan enzim peradangan dan protein dalam tubuh. Konsentrat daun kelor dapat secara signifikan menurunkan peradangan dalam sel.

2. Mencegah diabetes.

Dilansir dari laman Dinkes Bandung, sebuah studi kecil dilakukan pada 6 orang dengan diabetes. Hasil dari studi ini disimpulkan bahwa menambahkan 50 gram daun kelor ke dalam makanan dapat mengurangi kenaikan gula darah sebesar 21 %.

3. Menurunkan kolesterol

Kolesterol dalam darah akan mengalami penurunan dengan rutin mengonsumsi serbuk daun kelor.

4. Melawan radikal bebas

Daun Moringa oleifera atau kelor memiliki senyawa antioksidan yang berperan penting dalam melawan radikal bebas dalam tubuh.

Seperti dilansir dari laman Badan Litbang Pertanian, sayur kelor yang dikonsumsi saat masih hangat memiliki efek antioksidan yang kuat.

Ini menunjukkan bahwa selain berkhasiat sebagai obat, daun kelor juga sumber makanan yang lezat.

5. Menurunkan berat badan.

Dilansir dari laman Puskesmas Bagan Punak, salah satu manfaat daun kelor untuk kesehatan adalah menurunkan berat badan.

Dengan mengonsumsi kelor, pembentukan lemak akan lebih berkurang, sementara pemecahan lemak dalam tubuh meningkat.

6. Mencegah kanker.

Perkembangan kanker yang sering tidak disadari karena proses pembentukan sel kanker membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dengan mengonsumsi kelor secara rutin, maka perkembangan sel kanker berkembang di dalam tubuh dapat dicegah.

7. Mendukung kesehatan otak.

Badan Litbang Pertanian dalam portal resminya mengungkap bahwa manfaat daun kelor untuk kesehatan otak diperoleh dari kandungan vitamin E dan C yang mampu melawan oksidasi yang mengarah pada degenerasi neuron dan meningkatkan fungsi otak.

Selain itu, kelor juga dapat menormalkan neurotransmitter serotonin, dopamin, dan noradrenalin di otak, yang memainkan peran penting dalam hal memori, suasana hati, fungsi organ, respons terhadap stimulus, hingga kesehatan mental.

Cara Menyajikan Daun Kelor yang Baik agar Tak Kehilangan Nutrisinya

Sayur daun kelor
Sayur kelor yang dimasak dengan benar memiliki banyak manfaat luar biasa. (Foto: Twitter/@savicali)

Dilansir dari laman Biro Administrasi Mutu Akademik dan Informasi Universitas Medan Area, sebuah penelitian yang dilakukan National Institute of Nutrition di India menunjukkan cara terbaik untuk mengoptimalkan kandungan kelor adalah dengan mengeringkan dan diekstrak menjadi bubuk.

Sementara itu menurut video TikTok yang diunggah oleh akun @kelorkiageng, pengusaha kelor Ir. Ai Dudi Krisnadi mengatakan bahwa sayur kelor merupakan penyajian yang paling sempurna, asalkan cara masaknya benar.

Sayur kelor yang digodog di atas api ternyata merupakan cara yang keliru, yang hasil akhirnya sama saja dengan makan sayur rumput.

BACA JUGA:  Bolehkah Menambahkan Gula dan Garam pada MPASI Anak? Begini Penjelasannya

Cara membuat sayur kelor yang benar menurutnya, seperti berikut:

1. Didihkan air di atas kompor

2. Masukkan campuran sayur lain, seperti gambas atau jagung, lalu rebus sampai empuk

3. Jika sudah, matikan api

4. Ambil daun kelor, cuci dan rorot daunnya

5. Masukkan daun kelor ke dalam air mendidih bersama bumbu tanpa menyalakan api

6. Aduk dan tutup

7. Makan selagi masih hangat.

Saat merorot daun kelor, pria yang akrab disapa Kang Dudi ini menyampaikan agar jangan sampai rantingnya ikut dimasak. Sebab, ranting kelor mengandung antinutrien.

Dengan penyajian seperti itu, manfaat daun kelor untuk kesehatan yang diperoleh berdasarkan uji laboraturium setara dengan saat mengonsumsi 17 mangkuk susu, 25 mangkuk bayam, 17 mangkuk pisang, 2 mangkuk telur, atau 50 mangkuk sarden. **** (Kontributor: Eni Damayanti)

Baca artikel menarik lainnya di hariane.com