HARIANE JOGJA – Beberapa tips untuk mengembalikan produktivitas kerja setelah menikmati masa libur panjang dapat berguna bagi beberapa orang.
Momen untuk kembali bekerja setelah menikmati liburan yang panjang terkadang mengurangi semangat kerja sebagian orang.
Perasaan euforia liburan yang menyenangkan kemudian sulit dihilangkan. Namun jika hal ini dibiarkan terlalu lama akan berdampak buruk bagi produktivitas kerja.
5 Tips Mengembalikan Produktivitas Kerja Setelah Masa Liburan
Seperti dirilis laman MakeUseOf, ada 5 tips mengembalikan produktivitas kerja seseorang setelah kembali dari masa liburan panjang.
1. Membuat Kenangan Liburan

Kenangan liburan dapat dibuat melalui catatan liburan atau dengan membuat album media sosial melalui foto-foto selama masa liburan.
Dalam membuat album atau foto-foto liburan bisa ditambahkan dengan caption yang mengingatkan tentang kenangan liburan tersebut.
Tujuan membuat kenangan liburan adalah agar dapat menyadari dan mengingatkan seseorang bahwa liburan sudah selesai dan tinggal kenangan.
Dengan menyadari bahwa liburan sudah selesai dan tinggal kenangan, fokus seseorang akan segera beralih ke produktivias kerja yang akan datang.
Sedangkankan menurut Profesor Psikologi Universitas California Riverside, Sonja Lyubomirsky, dilansir dari laman Inc.com, membuat kenangan perjalanan akan membawa kesenangan yang luar biasa.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa dengan membuat kenangan perjalanan, semua perasaan positif tentang perjalanan akan mengalir.
Perasaan positif tersebut dapat mengubah menjadi energi yang akan membantu seseorang melewati hari-hari menjadi lebih mudah.
2. Membuat Rencana Kerja Agar Lebih Produktif

Tips mengembalikan produktivitas kerja yang kedua adalah membuat rencana kerja.
Masa peralihan dari liburan ke rutinitas kerja terkadang terasa sulit apalagi ditunggu dengan pekerjaan yang menumpuk.
Dengan membuat rencana kerja, pekerjaan yang menumpuk akan terasa lebih ringan dan terarah. Salah satu yang menjadi acuan adalah langkah SMART.
Langkah SMART (Specific,Measurable,Actionable,Realistic,Timely) bisa djadikan salah satu panduan agar pekerjaan yang menumpuk lebih memiliki jalan yang jelas dan terarah.
- Spesific yakni dengan merencanakan tugas-tugas dalam beberapa tahap.
- Measurable atau Terukur. Tugas-tugas yang akan dibuat harus terukur dengan jelas dan tidak samar-samar sehingga proses menyelesaikannya juga lebih terarah dengan jelas.
- Actionable. Hal yang paling utama adalah dengan menindaklanjuti rencana kerja yang sudah dibuat.
- Realistic. Harus lebih realistis dan jangan terlalu memaksakan diri untuk bekerja berlebihan karena merupakan proses beradaptasi kembali dengan rutinitas kerja.
- Timely. Setiap tugas baiknya dijadwalkan dengan batasan waktu agar pekerjaan lebih tepat sasaran.
3. Gunakan Manajemen Waktu yang Lebih Ringan

Salah satu tips mengembalikan produktivitas kerja yakni pada saat awal kerja setelah masa liburan, cobalah untuk mengatur waktu yang lebih ringan.
Kemudian perlahan-lahan tingkatkan waktu fokus sedikit demi sedikit hingga fokus kerja kembali normal.
Seperti disebutkan laman Inc.com, disarankan agar pada saat awal kerja setelah masa liburan, mulailah dengan tugas-tugas lama yang belum selesai.
Dengan demikian akan memberi rasa kebiasaan. Selanjutnya, setelah terbiasa baru mencoba untuk mengerjakan proyek-proyek baru.
4. Mencintai Pekerjaan

Tips mengembalikan produktivitas kerja selanjutnya adalah dengan mencintai pekerjaan.
Mencintai dan memiliki sikap positif terhadap pekerjaan akan membuat seseorang lebih produktif dalam bekerja.
Jika tidak mencintai pekerjaan, seseorang cukup memikirkan dan mengambil hal-hal positif dari pekerjaannya.
Langkah praktis untuk mencintai dan bersikap positif terhadap pekerjaan adalah dengan membuat catatan rasa syukur setiap hari dari pekerjaan.
Catatan rasa syukur akan berguna untuk mencari hal-hal baik di sekitar dan mendapatkan pandangan yang lebih positif.
Dengan demikian dapat menyadarkan seseorang bahwa ada hal-hal baik di luar liburan juga.
5. Jangan Bekerja di Luar Jam Kerja

Saat selesai dengan pekerjaan, berhentilah bekerja. Ketika membatasi pekerjaan hanya pada jam kerja, itu memungkinkan untuk tetap bersantai di waktu senggang.
Jangan terus memikirkan masalah-masalah pekerjaan di waktu senggang.
Dengan membatasi kehidupan pribadi dan pekerjaan akan membuat seseorang lebih efektif dan produktif saat bekerja.
Sulitnya meningkatkan produktivitas kerja di saat peralihan dari liburan ke rutinitas kerja hampir dirasakan oleh sebagian orang.
Oleh karena itu tips mengembalikan produktivitas kerja diatas bisa dijadikan rujukan agar bisa membangkitkan kembali semangat kerja sehingga pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik.**** (Kontributor: Edmundus Roke Wea)
Temukan artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Kontributor 7
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji