HARIANE JOGJA – Pertanyaan sidang skripsi sering ditanyakan penguji menjadi hal yang ingin diketahui oleh para mahasiswa yang akan melalui tahap ini.
Bahkan, ada pula yang sampai overthinking memikirkan pertanyaan sidang skripsi sering ditanyakan penguji nantinya.
Untuk itu simak deretan pertanyaan sidang skripsi paling sering ditanyakan penguji berikut ini agar bisa lolos tahap ini.
21 Pertanyaan Sidang Skripsi Sering Ditanyakan Penguji dan Cara Menjawabnya
Berikut merupakan beberapa contoh pertanyaan paling sering ditanyakan serta cara menjawab pertanyaan sidang skripsi, dilansir dari kanal Youtube Buiramira Official
1. Apa judul penelitian saudara?
Meski judul skripsi telah terpampang di slide presentasi tak jarang penguji akan menanyakannya lagi.
Hal ini untuk memastikan tingkat pemahaman, menguasai penelitian dan hafal dengan judulnya sendiri, meski hampir semua kampus tidak melarang mahasiswa untuk membaca.
Oleh karena itu, sangat disarankan bagi mahasiswa untuk menjawab tanpa membaca dan sangat dianjurkan untuk menghafal judul penelitiannya.
Jangan sampai ketika ditanya judul, mahasiswa masih harus melihat di bagian cover skripsi terlebih dahulu.
2. Mengapa saudara tertarik meneliti hal tersebut? Apa Urgensinya?
Cara menjawabnya adalah dengan menunjukkan fenomena gap yang sedang terjadi.
Artinya mahasiswa harus bisa menjelaskan kondisi umumnya seperti apa dan pada saat penelitian dilakukan apa saja yang berbeda atau kondisi ideal seharusnya seperti apa.
Perbedaan tersebut berpengaruh apa? atau yang berbeda ini disebabkan oleh siapa atau yang berbeda ini uniknya apa? Jelaskan bahwa ini perlu dicari tahu.
Namun kondisi yang berbeda tidak harus selalu negatif ya. Bisa juga perbedaan yang positif.
Misalnya selama pandemi Covid-19 semua bisnis kuliner mengalami kerugian. Tetapi ada satu bisnis yang semakin maju, kok bisa?
Dari kondisi tersebut bisa dijelaskan apa manfaat dan strategi bagi industri serupa supaya nanti tetap bisa bertahan di masa pandemi.
3. Apa yang melatarbelakangi penelitian saudara? Memangnya ada masalah apa?
Untuk pertanyaan nomor tiga ini, cara menjawabnya sama dengan pertanyaan nomor dua, hanya disesuaikan saja kalimatnya.
4. Mengapa saudara meneliti objek tersebut? atau Mengapa meneliti di lokasi ini?
Untuk pertanyaan ini cara menjawabnya bisa dengan memaparkan data ilmiah.
Data ilmiah bisa dari jurnal, buku atau bisa dari website berita ada fenomena apa yang menarik dari objek?
Atau ada apa di lokasi tersebut? Pastikan bahwa menjawabnya dengan pemaparan alasan ilmiahnya jangan sampai menjawab dengan alasan pribadi peneliti.
Misalnya akan meneliti di perusahaan X. Mahasiaswa tidak diperbolehkan menjawab dengan jawaban kebetulan kakek saya bekerja di sana atau saya tinggal di sana.
5. Apa definisi konsep yang ada di judul penelitian?
Dalam menjawab pertanyaan ini pastikan telah menguasai atau tahu definisi dari semua konsep utama yang ada di penelitian.
Contohnya jika terdapat kata ‘kredibilitas’. Mahasiswa dapat menjelaskan definisinya dari ahli dan ada sumber berbentuk buku, jurnal atau prosiding.
6. Apa tujuan penelitian saudara?
Pada umumnya pertanyaan ini dapat dijawab dengan melihat bab 1 skripsi.
Biasanya pertanyaan penguji tentang ini akan berkelanjutan seperti pertanyaan nomor 7.
7. Dari mana tujuan tersebut diturunkan?
Mahasiswa bisa menjelaskan apakah tujuan penelitian diturunkan dari variabel teori, mengikuti jurnal terdahulu atau berdasarkan pendapat pakar.
Bisa juga berdasarkan tradisi metode penelitian yang telah memiliki pakem karena ada beberapa metode penelitian memiliki pertanyaan yang itu-itu saja.
8. Apa manfaat penelitian saudara?
Manfaat penelitian terdapat dua jenis, yakni manfaat teoritis atau akademis praktis atau manfaat akademis atau manfaat praktis.
Menulis manfaat penelitian tidak boleh hanya sekadar formalitas karena penguji besar kemungkinannya akan menanyakan ‘Apa sumbangsih penelitian kamu untuk pengembangan bidang ilmu?’.
Oleh karenanya mahasiswa harus memastikan bahwa penelitian yang diangkat sesuai dengan bidang ilmu yang sedang didalami.
9. Apa teori yang saudara gunakan?
Mahasiswa dapat memulai menjawab apa teori yang digunakan. Kemudian, menjelaskan siapa penemunya.
Disarankan dalam menjawab pertanyaan ini mahasiswa bisa menjawab secara spontan, tidak perlu membuka catatan.
10. Apa asumsi dari teori yang saudara gunakan?
Asumsi teori menjadi salah satu pertanyaan sidang skripsi yang paling sering ditanyakan penguji.
Dalam menjawab pertanyaan ini, mahasiswa jauh-jauh hari harus memahami teori yang digunakan itu asumsinya apa, teori tersebut mengatakan apa, bisa dijelaskan dengan rinci.
11. Apa hipotesis penelitian saudara? (untuk penelitian kuantitatif)
Dalam menjawab pertanyaan ini mahasiswa dapat membacakan di bagian hipotesis penelitian.
Penelitian kualitatif tidak akan mendapatkan pertanyaan ini.
12. Metode apa yang saudara gunakan? Mengapa menggunakan metode tersebut?
Mahasiswa bisa menjelaskannya dengan merujuk pada tujuan penelitian karena tujuan penelitian akan relevan dengan metode yang digunakan.
Pada umumnya akan ada pertanyaan lanjutan‘Kenapa tidak metode yang X, Y atau Z?’. Singkatnya penguji suka membanding-bandingkan dengan metode-metode yang lain.
Sehingga mahasiswa sebisa mungkin juga memahami metode yang mirip dengan metode yang digunakan sehingga jawaban yang akan dipaparkan semakin kuat.
13. Apa data primer dan sekunder penelitian ini?
Tak jarang penguji juga menanyakan definisi operasional dari data primer dan sekunder itu apa, untuk berjaga-jaga ada baiknya untuk menghafal ini juga.
Kemudian mahasiswa bisa menjelaskan data primer dan sekunder apa yang digunakan.
14. Apa teknik penarikan sampel yang digunakan (penentuan informan)?
Jika penelitian kuantitatif mahasiswa dapat menjawab dengan menjelaskan teknik penarikan sampelnya memakai teknik apa dan bagaimana cara melakukannya.
Bisa dijawab dengan menceritakan bagaimana tahapan penelitian yang telah mahasiswa lakukan.
Untuk penelitian kuantitatif (korelasional/uji pengaruh) kemungkinan besar penguji akan menanyakan kerangka nama-nama dalam penentuan informan untuk memastikan bahwa mahasiswa tidak mengumpulkan data secara insidental.
Jika penelitian kualitatif bisa dijawab dengan bagaimana penentuan informannya, kenapa harus si A yang di wawancarai? Mahasiswa dapat menjelaskan alasannya untuk menjawab pertanyaan ini.
15. Apa teknik pengumpulan data yang digunakan?
Pertanyaan ini bisa langsung dijawab teknik apa yang dipakai. Apakah memakai wawancara, studi kepustakaan atau menyebarkan kuesioner dan lain sebagainya.
Penguji biasanya akan menanyakan lagi, bagaimana cara melakukannya di lapangan?
Jika mendapatkan pertanyaan tersebut mahasiswa cukup menceritakan saja dengan runtut dan jelas karena pada dasarnya pertanyaan ini untuk memastikan bahwa mahasiswa benar-benar melakukan penelitiannya sendiri.
16. Apa skala yang digunakan? (untuk penelitian kuantitatif)
Untuk kelancaran dalam menjawab pertanyaan ini mahasiswa dianjurkan memahami jenis-jenis skala seperti apa perbedaan dari skala nominal, ordinal, interval dan rasio.
Sehingga mahasiswa perlu juga untuk memahami skala secara keseluruhan tidak hanya yang digunakan dalam penelitiannya.
17. Apa teknik uji validitas dan reliabilitas yang digunakan? (untuk penelitian kuantitatif)
Untuk menjawab pertanyaan ini mahasiswa tinggal menceritakan teknik apa yang digunakan, cara menghitungnya dan lain-lain.
Jika mendapatkan pertanyaan apakah informan yang dipakai untuk uji validitas dan reliabilitas ini digunakan untuk menghitung di hasil dan pembahasan?
Mahasiswa wajib menjawab tidak, karena responden yang dijadikan responden uji validitas/reliabilitas tidak boleh sama dengan digunakan untuk responden penelitian.
Untuk penelitian kualitatif, pertanyaan tentang validitas dan reliabilitas biasanya seputar Apa teknik triangulasi yang gunakan?
Jadi triangulasi adalah sebuah teknik untuk memeriksa keabsahan data. Mahasiswa dapat menjawab dengan menceritakan teknik apa yang dipakai apakah memakai teknik triangulasi sumber, triangulasi ahli atau yang lainnya.
18. Bagaimana cara mengolah dan menganalisis datanya?
Pertanyaan ini dapat dijawab dengan menjelaskan teknik apa yang dipakai dalam penelitian dan jenis ujinya menggunakan apa.
Untuk penelitian kualitatif bisa menjelaskan penelitian tersebut menggunakan jenis model analisis apa dan bagaimana hasil akhirnya tinggal diceritain.
19. Bagaimana hasil penelitiannya?
Disarankan untuk menyiapkan rangkuman hasil penelitian yang dimuat dalam satu paragraf singkat dan menyeluruh.
20. Apa kesimpulan penelitiannya?
Pastikan bahwa jumlah kesimpulannya sama dengan jumlah tujuan penelitian. Pada dasarnya kesimpulannya adalah jawaban atas pertanyaan atau tujuan penelitian.
21. Apa saran penelitiannya?
Mahasiswa dapat menuliskan saran berdasarkan temuan atau hasil penelitian.
Demikian informasi mengenai 21 pertanyaan sidang skripsi sering ditanyakan penguji. **** (Kontributor: Rema Emiliana)


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji