4 Warna Asap Knalpot Kendaraan dan Penyebabnya, Wajib Diketahui Sebelum Beli Mobil Bekas

HARIANE JOGJA – Warna asap knalpot kendaraan merupakan sebuah indikator penting dalam menerka kondisi mesin. Sehingga, informasi ini wajib diketahui bagi pemilik kendaraan, dan yang berencana akan membeli kendaraan bekas.

Cara deteksi mesin mobil rusak yang dilihat dari warna asap knalpot tertentu dapat menandakan masalah serius yang terjadi pada mesin kendaraan.

Agar lebih pajam, berikut informasi mengenai kenapa knalpor keluar asap biru atau warna lainnya beserta penyebab dan potensi masalah yang mungkin terjadi.

Warna Asap Knalpot Kendaraan: Asap Putih

Warna asap knalpot kendaraan
Asap putih bisa disebabkan oleh kebocoran cairan pendingin mesin (Foto: Unsplash/Xavier Gonzales)

Biasanya, ketika kendaraan pertama kali dinyalakan maka akan keluar asap tipis berwarna putih dari knalpot.

Dilansir dari YouTube FtShare, sebenarnya meskipun warnanya putih, tapi sebenarnya itu adalah uap air, bukan asap.

Hal ini disebabkan karena adanya pengembunan dari sisa pembakaran mesin kendaraan, atau terdapat endapan air di jalur knalpot.

Namun, jika asap putih tetap keluar dari knalpot setelah mesin menyala selama lebih dari 5 menit, ada kemungkinan asap putih itu disebabkan oleh adanya kebocoran cairan pendingin yang masuk ke silinder mesin.

BACA JUGA:  Perbedaan Karburator Vs Injeksi, Mana yang Lebih Unggul?

Sehingga jika kondisi ini terjadi, maka pemilik perlu memeriksa dinding silinder mesin dan jalur – jalur saluran cairan pendingin mesin, agar sistem pendinginan dapat berfungsi maksimal.

Asap Kebiruan

Warna asap knalpot kendaraan
Asap kebiruan dapat disebabkan oleh kebocoran oli (Foto: Unsplash/Erik Mclean)

Kenapa knalpot keluar asap warna biru?

Warna asap knalpot kendaraan dapat menandakan kondisi mesin yang serius. Salah satunya adalah jika muncul asap berwarna abu – abu kebiruan.

Asap berwarna abu kebiruan yang keluar dari knalpot dapat dipastikan berasal dari adanya oli mesin yang masuk ke silinder mesin dan ikut terbakar.

Pada kondisi ringan, hal ini bisa diakibatkan oleh pengisian oli yang terlalu penuh berdasarkan spesifikasi mesin.

Namun, asap kebiruan dapat juga diakibatkan oleh rusaknya sil klep atau ausnya dinding silinder yang mengakibatkan kebocoran oli ke ruang bakar.

Jika kendaraan telah dilengkapi turbo, maka asap kebiruan ini juga dapat disebabkan oleh kebocoran sil yang ada di mekanisme turbo tersebut.

BACA JUGA:  Kecelakaan di Jogja 21 Februari 2023, Mobil Tabrak Motor Diduga Karena Lampu Depan Mati

Asap Abu – Abu

Mirip dengan kondisi sebelumnya, kondisi asap abu – abu juga menandakan adanya permasalahan oli yang masuk ke ruang bakar.

Bedanya adalah kondisi ini biasanya diakibatkan oleh kerusakan perangkat Positive Crank Ventilation (PCV).

PCV sendiri adalah alat yang menyalurkan air-fuel mixture yang bocor ke crankcase tempat oli berada untuk disalurkan kembali ke ruang bakar.

Meskipun tidak seserius kondisi asap kebiruan, namun kondisi ini menyebabkan emisi gas buang kendaraan menjadi sangat kotor, yang selain berbahaya bagi kesehatan juga berpotensi membuat kendaraan tida dapat lolos uji berkala.

Asap Hitam

Cara deteksi mesin mobil rusak bisa dilihat dari knalpot yang mengeluarkan asap hitam.

Asap hitam biasanya merupakan pertanda adanya masalah pada rasio udara dan bahan bakar yang tidak pas, sehingga ada sisa bahan bakar yang belum terbakar sempurna dan dibuang melalui knalpot.

Karena kaitannya dengan penyaluran bahan bakar, maka yang perlu diperiksa adalah perangkat seperti karburator, injector, dan sensor – sensor yang mengatur jumlah bahan bakar yang disalurkan, hingga waktu pembakaran.

BACA JUGA:  3 Perbedaan Sistem Pendinginan Mesin: Ada Udara, Air, dan Oli!

Selain itu, kondisi ini juga dapat ditemui pada mobil diesel yang telah menggunakan sistem commonrail namun diberi ‘minum’ solar yang dibawah standar.

Sekian informasi mengenai 4 warna asap knalpot kendaraan beserta masalah – masalah dan penyebabnya. **** (Kontributor: Putra Ramadhan)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com