HARIANE JOGJA – Warna asap knalpot kendaraan merupakan sebuah indikator penting dalam menerka kondisi mesin. Sehingga, informasi ini wajib diketahui bagi pemilik kendaraan, dan yang berencana akan membeli kendaraan bekas.
Cara deteksi mesin mobil rusak yang dilihat dari warna asap knalpot tertentu dapat menandakan masalah serius yang terjadi pada mesin kendaraan.
Agar lebih pajam, berikut informasi mengenai kenapa knalpor keluar asap biru atau warna lainnya beserta penyebab dan potensi masalah yang mungkin terjadi.
Warna Asap Knalpot Kendaraan: Asap Putih

Biasanya, ketika kendaraan pertama kali dinyalakan maka akan keluar asap tipis berwarna putih dari knalpot.
Dilansir dari YouTube FtShare, sebenarnya meskipun warnanya putih, tapi sebenarnya itu adalah uap air, bukan asap.
Hal ini disebabkan karena adanya pengembunan dari sisa pembakaran mesin kendaraan, atau terdapat endapan air di jalur knalpot.
Namun, jika asap putih tetap keluar dari knalpot setelah mesin menyala selama lebih dari 5 menit, ada kemungkinan asap putih itu disebabkan oleh adanya kebocoran cairan pendingin yang masuk ke silinder mesin.
Sehingga jika kondisi ini terjadi, maka pemilik perlu memeriksa dinding silinder mesin dan jalur – jalur saluran cairan pendingin mesin, agar sistem pendinginan dapat berfungsi maksimal.
Asap Kebiruan

Kenapa knalpot keluar asap warna biru?
Warna asap knalpot kendaraan dapat menandakan kondisi mesin yang serius. Salah satunya adalah jika muncul asap berwarna abu – abu kebiruan.
Asap berwarna abu kebiruan yang keluar dari knalpot dapat dipastikan berasal dari adanya oli mesin yang masuk ke silinder mesin dan ikut terbakar.
Pada kondisi ringan, hal ini bisa diakibatkan oleh pengisian oli yang terlalu penuh berdasarkan spesifikasi mesin.
Namun, asap kebiruan dapat juga diakibatkan oleh rusaknya sil klep atau ausnya dinding silinder yang mengakibatkan kebocoran oli ke ruang bakar.
Jika kendaraan telah dilengkapi turbo, maka asap kebiruan ini juga dapat disebabkan oleh kebocoran sil yang ada di mekanisme turbo tersebut.
Asap Abu – Abu
Mirip dengan kondisi sebelumnya, kondisi asap abu – abu juga menandakan adanya permasalahan oli yang masuk ke ruang bakar.
Bedanya adalah kondisi ini biasanya diakibatkan oleh kerusakan perangkat Positive Crank Ventilation (PCV).
PCV sendiri adalah alat yang menyalurkan air-fuel mixture yang bocor ke crankcase tempat oli berada untuk disalurkan kembali ke ruang bakar.
Meskipun tidak seserius kondisi asap kebiruan, namun kondisi ini menyebabkan emisi gas buang kendaraan menjadi sangat kotor, yang selain berbahaya bagi kesehatan juga berpotensi membuat kendaraan tida dapat lolos uji berkala.
Asap Hitam
Cara deteksi mesin mobil rusak bisa dilihat dari knalpot yang mengeluarkan asap hitam.
Asap hitam biasanya merupakan pertanda adanya masalah pada rasio udara dan bahan bakar yang tidak pas, sehingga ada sisa bahan bakar yang belum terbakar sempurna dan dibuang melalui knalpot.
Karena kaitannya dengan penyaluran bahan bakar, maka yang perlu diperiksa adalah perangkat seperti karburator, injector, dan sensor – sensor yang mengatur jumlah bahan bakar yang disalurkan, hingga waktu pembakaran.
Selain itu, kondisi ini juga dapat ditemui pada mobil diesel yang telah menggunakan sistem commonrail namun diberi ‘minum’ solar yang dibawah standar.
Sekian informasi mengenai 4 warna asap knalpot kendaraan beserta masalah – masalah dan penyebabnya. **** (Kontributor: Putra Ramadhan)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji