HARIANE JOGJA – Video pembacokan di Titik Nol KM Jogja yang dilakukan sejumlah pemuda bersepeda motor beredar di media sosial.
Peristiwa diduga klitih di Jogja tersebut belum diketahui dengan jelas kronologi, penyebab, dan waktu kejadian.
Video yang beredar viral di media sosial tersebut pun telah mendapat perhatian dari Polresta Yogyakarta yang mengaku tengah melakukan penyelidikan.
Masyarakat yang mengomentari video kekerasan jalanan tersebut pun khawatir bisa menjadi membuat wisatawan takut liburan ke Jogja.
Pembacokan di Titik Nol KM Jogja Dilakukan Menggunakan Celurit

Polisi buka suara atas kejadian diduga kejahatan jalanan yang terjadi di kawasan Titik Nol KM, Kota Yogyakarta dan videonya viral di media sosial.
Polisi mengungkapkan pihaknya memberikan respon cepat terkait dengan video tersebut dan sedang melakukan proses penyelidikan.
“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan, mohon doa dukungannya segera diungkap secepatnya,” ungkap Kasihumas Polresta Yogyakarta AKP Timbul SR, S.H. M.H. pada Rabu pagi dikutip dari Facebook Polresta Yogyakarta.
Sebuah video kejadian kekerasan viral di media sosial, salah satunya diunggah ke akun Instagram @merapi_uncover pada Selasa malam, 8 Februari 2023.
“Entah ini syuting film atau editan green screen, kejadian ini udah ramai di perbincangkan di berbagai platform media sosial tadi malam,” terang akun tersebut.
Dalam video ditunjukkan tiga orang pemuda laki-laki yang mengendari sepeda motor mengacungkan celurit dan melakukan pembacokan pada motor milik pengendara lain.

Dua orang yang nampak seperti pemilik kendaraan sempat berusaha untuk menghentikan aksi klitih di Jogja tersebut tapi kemudian memilih untuk mundur.
Tiga orang pemuda tersebut langsung kabur berboncengan sepeda motor, yang kemudian disusul oleh dua orang pemuda lain berboncengan dan kembali melakukan perusakan pada motor yang ditinggal di pinggir Titik Nol KM, Kota Yogyakarta.
Hingga kini, tidak diketahui motif perilaku kekerasan tersebut namun dari keterangan salah satu netizen menyebutkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 – 04.00 WIB bermula dari aksi saling kejar dan tabrak.
“Laporan sementara belum terverifikasi kejadian sekira jam 3-4 berawal saling kejar dan tabrak, berujung pada pengeroyokan di kawasan @titiknol_jogja seperti di video. Jika ada info lebih lanjut bisa dilaporkan ke @PolsekMananYKA @polresjogja,” tulis akun @titiknol_jogja via Twitter.
Demikian informasi terbaru soal viralnya video pembacokan di Titik Nol KM Jogja yang meresahkan. ****
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Dyah Ayu
-
Tri Lestari
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026