HARIANE JOGJA – Video klitih di Titik Nol KM Jogja yang diketahui terjadi pada Selasa, 7 Februari 2023 beredar di media sosial.
Dalam video yang diduga aksi klitih di Jogja tersebut, nampak beberapa orang terlibat di dalam perbuatan kekerasan yang melibatkan senjata tajam yaitu celurit.
Polisi pun memberikan keterangan soal kronologi klitih Titik Nol KM dan informasi awal karena sudah menimbulkan keresahan baik warga lokal maupun warga luar Jogja.
Terkait Beredarnya Video Diduga Klitih di Titik Nol KM Jogja, Polda DIY Telah Periksa CCTV Publik
Video yang diduga aksi klitih di Titik Nol KM Jogja diunggah oleh akun Twitter @Alfanijuniantoo dan mulai beredar di media sosial sejak Selasa, 7 Februari 2023.
Hal itu menjadi bahan pembicaraan yang hangat bagi netizen, mengingat bahwa memang masih banyak terjadi kasus kejahatan jalanan di Yogyakarta yang meresahkan masyarakat.
Video yang viral dan menimbulkan keresahan tersebut langsung mendapat perhatian polisi sehingga pada Rabu pagi, 8 Februari 2023, pihak Polres Jogja melalui Instagram menyampaikan bahwa kepolisian akan bertindak cepat untuk menyelidiki kasus tersebut.

Kemudian seperti dilansir dari unggahan Twitter @PoldaJogja, pihak Polda DIY memberikan informasi lanjutan mengenai penyelidikan dan pemeriksaan terhadap video aksi kekerasan jalanan di Titik Nol KM Jogja, tepatnya di depan Kantor Pos Besar.
Kepala Bidang Humas Polda Jogja, KBP Yuliyanto menyampaikan informasi sementara yang telah pihak kepolisian dapatkan usai melakukan langkah pemeriksaan terhadap CCTV publik di sekitar Titik Nol Kilometer Jogja.
Yuliyanto menyampaikan bahwa peristiwa klitih di Jogja tersebut terjadi pada Selasa, 7 Februari 2023 dini hari.
“Sementara bisa kami sampaikan bahwa peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada tanggal 7 Februari 2023 kurang lebih jam 04.00 dini hari,” terang KBP Yuliyanto.
Selain itu, Yuliyanto juga mengungkap bahwa belum ada laporan masuk ke Polresta, Polsek atau Polda DIY terkait peristiwa kekerasan jalanan tersebut.
Meski begitu, pihak kepolisian akan serius dalam menangani persoalan tersebut dan akan menidak tegas pelaku atau tersangkanya.
“Ini kekerasan jalanan yang tidak boleh terjadi lagi,” ungkap KBP Yuliyanto.
KBP Yuliyanto juga berharap agar korban segera menyampaikan laporan atau informasi terkait peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
Tak hanya itu, polisi juga mengajak masyarakat yang berada di sekitar lokasi ketika peristiwa kekerasan tersebut terjadi untuk membagikan informasi apapun yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
Itulah informasi terbaru dari Polda DIY terkait video aksi klitih di Titik Nol KM Jogja pada 7 Februari 2023 yang lalu. **** (Kontributor: Elmita Amalya Ahsani)
Baca artikel lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026