HARIANE JOGJA – Kronologi kasus mutilasi di Pakem Sleman diungkap oleh Polda DIY dalam konferensi pers pada Rabu, 22 Maret 2023.
Dari pengungkapan kasus tersebut, diketahui bahwa pelaku berhasil ditangkap di wilayah Temanggung, Jawa Tengah pada Selasa, 21 Maret 2023.
Lantas, seperti apa kronologi dari kasus pembunuhan dan mutilasi yang menewaskan Ayu Indraswari (34) ini?
Kronologi Kasus Mutilasi di Pakem Sleman
Sebelumnya, viral di media sosial pada Senin, 20 Maret 2023, penemuan mayat perempuan yang telah termutilasi .
Sosok mayat wanita tersebut ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan dengan bagian tubuhnya yang termutilasi menjadi beberapa bagian di sebuah kamar wisma wilayah Pakem, Sleman.
Serangkaian penyelidikan pun dilakukan oleh pihak kepolisian setelah mendapat laporan dari pemilik wisma pada Minggu, 19 Maret 2023 sekira pukul 22.30 WIB.
Adapun kronologi dari kasus mutilasi yang dilakukan oleh pelaku yang berinisial HP (23) diungkap oleh Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra dalam konferensi pers tersebut.
Mulanya, pelaku datang ke wisma pada pukul 13.15 WIB dan menyewa kamar selama enam jam dengan biaya Rp 60 ribu.
Selanjutnya pelaku keluar kamar untuk bertemu dengan korban, kemudian sekitar pukul 15.15 WIB, pelaku dan korban kembali ke wisma dan memasuki kamar nomor 51.
Setelah keduanya masuk kamar, kemudian terjadilah aksi pembunuhan oleh pelaku.
“Setelah masuk kamar terjadilah peristiwa pembunuhan, diawali dengan pelaku memukul korban dengan sepotong besi di bagian belakang kepala,” ungkapnya.
Setelah korban meninggal dunia, pelaku lantas membawanya ke kamar mandi untuk selanjutnya memutilasi jasad korban.
Malamnya sekira pukul 19.00 WIB, pelaku menuju resepsionis untuk memperpanjang sewa kamar. Ia kemudian kembali lagi ke kamar untuk melanjutkan aksi kejinya.
Setelah itu, pelaku pergi ke warmindo untuk makan dan minum dengan menggunakan uang milik korban.
Sebelum pulang ke kosnya yang berada di wilayah Ngemplak, ia juga sempat mengintai wisma untuk mengecek keberadaan polisi.
Setelah dirasa masih aman, pelaku kemudian pulang untuk mandi dan menulis surat. Hingga keesokan harinya, ia kabur ke rumah keluarganya yang berada di wilayah Jawa Tengah.
Dalam kronologi kasus mutilasi di Pakem Sleman tersebut, diketahui bahwa saat ini pelaku telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ****
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026