Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade Geografi Internasional 2023, Apa yang Sudah Dipersiapkan?

HARIANE JOGJA – Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade Geografi Internasional 2023 yang akan digelar di Bandung, Jawa Barat pada 8-14 Agustus 2023 mendatang.

International Geography Olympiad (iGeo) merupakan kompetisi geografi internasional tahunan untuk siswa jenjang pendidikan menengah dari berbagai negara.

Pelaksanaan iGeo di Bandung akan dihadiri oleh sekitar 300 peserta, pendamping dari 60 negara, dan tamu-tamu akademisi dari berbagai perguruan tinggi negeri, pejabat pemerintahan, serta diplomat nasional hingga internasional.

Tujuan Indonesia menjadi tuan rumah iGeo yaitu sebagai bentuk komitmen Indonesia untuk berpartisipasi dalam menyukseskan tujuan iGeo, membina kualitas pendidikan, serta mendapatkan pengalaman berharga dalam menjadi bagian dari komunitas geografi dunia.

Ajang kompetisi ini berlangsung dalam 3 babak tes yang meliputi Written Response Test (WRT/Tes Tertulis), Fieldwork Test (FWT/Tes Lapangan), dan Multimedia Test (MMT/Tes Multimedia).

BACA JUGA:  Stasiun Cimekar Baru Resmi Dibuka Hari Ini, Lokasinya Dekat Masjid Al Jabbar

Persiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade Geografi Internasional 2023

Sebagai tuan rumah Olimpiade Geografi Internasional 2023, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan sejumlah persiapan.

Kemendikbudristek melalui Pusat Prestasi Nasional (Purpresnas) menerima kunjungan Task Force sebagai bentuk kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah iGeo 2023.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Puspresnas, Herdaman menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan Task Force merupakan salah satu wujud persiapan Indonesia, sebagaimana yang dikutip dari laman resmi Kemendikbud.

“Kita sudah melakukan yang terbaik untuk persiapan iGeo. Tujuan dari kunjungan Task Force adalah untuk memperkenalkan Indonesia dan Jawa Barat khususnya kota Bandung sebagai tuan rumah iGeo. Penyelenggara iGeo di Indonesia adalah hasil kerja sama dari berbagai pihak, terutama Kemendikbudristek melalui Puspresnas yang didukung oleh Ikatan Alumni Tim Olimpiade Geografi Indonesia,” jelas Herdaman.

Lebih lanjut, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti berharap ajang iGeo yang dilaksanakan di Indonesia tidak hanya sekadar lomba saja, tetapi para peserta diharapkan bisa mengenal ragam seni dan budaya yang ada di Indonesia.

Adapun kunjungan Task Force diwakili oleh Su-Min Shen dari Department of Geography, National Taiwan Normal University dan Hana Svobodova dari Department of Geography Faculty of Education, Masaryk University, Republik Ceko.

BACA JUGA:  4 Program Beasiswa Tenaga Kesehatan 2023 Kemenkes, Terbuka bagi SDM Kesehatan hingga Dokter Spesialis

Dengan ditunjuknya Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade Geografi Internasional 2023, diharapkan para peserta nantinya akan membawa pulang pengalaman yang berharga. **** (Kontributor: Fatimah Nuraini)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com