Sinau Tetandur Jogja 2023, Ini Cara Bertanam Sayur di Tengah Kota

HARIANE JOGJA- Sinau Tetandur Jogja 2023 dilaksanakan pada Jumat, 3 Maret 2022 hingga Sabtu, 5 Maret 2023 oleh komunitas Jeda Iklim Jogja.

Kegiatan Sinau Tetandur 2023 ini merupakan rangkaian acara bertema Weekend Strike Yogyakarta salah satunya untuk menghadapi suasan kota yang makin bising, macet, dan penuh polusi.

Event Maret 2023 Jogja ini diselenggarakan di Kebun Ledhok Timoho, Kampung Sayur Bausasran, Yogyakarta yang dilaksanakan mulai dari berkumpul di titik nol KM Jogja dan bersepeda alias gowes menuju tempat tersebut.

Agenda Acara Sinau Tetandur Jogja 2023

Acara Sinau Tetandur adalah gerakan yang diselenggarakan oleh komunitas Jeda Iklim Jogja untuk memperkenalkan soal pertanian kepada masyarakat umum.

Salah satu misi yang dikampanyekan oleh komunitas ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan menyebarluaskan wawasan masyarakat akan pemanasan global.

BACA JUGA:  Rangkaian Event Wisata Bantul 2023 Siap Digelar, Kejar Target PAD Pasca PPKM Dicabut

Dilansir dari unggahan akun Instagram komunitas @jedaiklimjogja kegiatan Sinau Tetandur 2023 terdiri dari 3 bagian, yaitu:

1. Gerakan Perempuan Melawan Iklim

Kegiatan ini diisi dengan bincang bersama para ibu lansia di Ledhok Timoho-Kampung Bausasran Yogyakarta tentang perjuangan mewujudkan kebun sayur berkelanjutan.

Kota Jogja yang padat dan penuh polusi butuh sentuhan hijau. Bersama ibu-ibu PKK dan Kelompok Tani Dewasa Gemah Ripah kampung yang terletak di selatan Stasiun Lempuyangan ini diubah menjadi kampung sayur dengan memanfaatkan lahan sempit yang ada di lorong jalanan.

Beraneka ragam sayuran ditanam seperti cabai, tomat, bayam, pare, seledri, terong, dan kol. Hasil yang diperoleh ada yang untuk konsumsi pribadi dan ada sebagian yang dijual.

Dilansir dari laman Kemenparekraf, Kampung Sayur Bausasran telah terdaftar sebagai Desa Wisata.

Tentunya kampung ini menjadi salah satu aset pariwisata untuk Yogyakarta yang berbasis alam dan peduli lingkungan.

BACA JUGA:  Acara Hari Jadi Kota Solo 2023 Ke-278, Ada Kirab Hingga Festival Jenang

2. Pemanfaatan Lahan Sempit Perkotaan

Dari hasil ngobrol bareng Kelompok Tani/Poktan Gemah Ripah, kemudian Sinau Tetandur warga Jogja dilanjutkan dengan praktik langsung berbagai metode budidaya tanam di lahan sempit perkotaan.

Metode budidaya di lahan sempit perkotaan dapat meliputi tabulampot, vertikultur, atau hidroponik. Tabulampot merupakan cara bertanam buah atau pun sayur di dalam pot atau polybag. Vertikultur merupakan cara bertanam sayur secara vertikal untuk memanfaatkan ruang ke atas.

Sedangkan hidroponik adalah cara tanam sayur tanpa media tanah, diganti dengan air yang diberi nutrisi sebagai sumber makanan bagi tanaman untuk tumbuh.

3. Pengolahan Pangan Sehat

Kegiatan terakhir dari event Maret 2023 Jogja ini yaitu belajar proses pengolahan berbagai pangan sehat dengan bahan dasar langsung dari kebun.

Dilansir dari Instagram Story @jedaiklimjogja, berbagai jajanan seperti kue basah dengan bungkus daun pisang, molen, lumpia, dan tahu bakso tersedia untuk peserta.

BACA JUGA:  2 Rangkaian Acara ASEAN Tourism Forum 2023, Masyarakat Umum Bisa Ikut Meramaikan

Acara ini dimulai dari pukul 07.00 hingga 15.00 WIB.

Itulah agenda Sinau Tetandur Jogja 2023 dari komunitas Jeda Iklim Jogja sebagai bentuk partisipasi dalam aksi Global Climate Strike yang secara global dilakukan pada tanggal 3 Maret 2023. **** (Kontributor: Pustika Adwiyani)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com