HARIANEJOGJA – Ramalan Roy Kiyoshi di 2023 banyak mendapat perhatian terutama di kalangan pemerhati penerawangan dan ramalan nasib oleh paranormal.
Dilansir dari akun YouTube Ganjil Misteri yang membagikan ramalan Roy Kiyoshi di 2023, disebutkan bahwa tahun ini adalah waktu yang dipenuhi dengan peristiwa bencana.
Ramalan Roy Kiyoshi di 2023 mengulas beberapa hal yang akan terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2023. Namun, ia berprinsip bahwa ramalan hanya sebuah ramalan, tidak dianggap sebuah pedoman, dan berharap hal yang buruk tidak terjadi di tahun 2023.
Paranormal dengan penampilan khas ini menyampaikan bahwa pada 2023, Indonesia masih berkutat pada permasalahan yang tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.
Berikut Penerawangan Ramalan Roy Kiyoshi di 2023
1. Ramalan Resesi Keuangan

Resesi keuangan dunia diperkirakan akan terjadi pada 2023, seiring kenaikan tren suku bunga acuan di sejumlah bank sentral dunia. Resesi tersebut dapat menimbulkan kerugian pada berbagai aspek ekonomi di Indonesia.
“Tidak semua aspek juga, ada beberapa aspek yang kena imbas, ada beberapa yang tidak kena imbas,” papar Roy Kiyoshi. Di samping itu, ia juga memberi saran agar lebih bijak dalam kelola keuangan dan rajin menabung di tahun 2023.
2. Ramalan Skandal Dunia Entertainment

Tahun 2023 masih diwarnai oleh kabar-kabar tidak sedap, seperti kasus perceraian public figure. Kasus perceraian ini dianggap Roy Kiyoshi sebagai lanjutan dari kasus KDRT yang sempat viral di tahun sebelumnya.
Berita perceraian tersebut kemungkinan hadir dari artis yang menggelar pernikahan besar-besaran dan diakhiri dengan perceraian yang tidak kalah heboh. Roy Kiyoshi juga menyampaikan bahwa banyak artis yang akan terlibat kasus open BO (Booking Online).
Selain kabar buruk, 2023 juga menjadi tahun gemilang bagi Indonesia. Sejumlah selebriti tanah air akan mencetak prestasi di kancah internasional.
3. Ramalan Bencana Alam Mengerikan

Tahun 2023 masih banyak diwarnai oleh peristiwa bencana alam, seperti tanah longsor, banjir, gempa bumi, dan bencana lainnya. Dalam penerawangannya, Roy Kiyoshi mengatakan bahwa awal tahun ini akan disambut oleh bencana yang tidak terlalu besar.
Bencana besar akan terjadi pada pertengahan tahun dan kemungkinan terjadi di daerah pesisir pantai selatan Pulau Jawa dan Sulawesi. Ramalan Roy Kiyoshi di 2023 menggambarkan adanya gelombang air besar di pesisir Pulau Jawa yang diprediksi sebagai tsunami.
4. Ramalan Kecelakaan Tragis

Kecelakaan darat dan udara pada 2023 tampak pada penerawangan Roy Kiyoshi. Selain itu, kecelakaan laut belum dapat diprediksi.
Diprediksi kecelakaan tersebut akan menimbulkan banyak korban jiwa. Pria kelahiran 24 Februari ini menjelaskan bahwa kecelakaan yang dimaksud adalah jatuhnya pesawat berwarna merah dan putih, serta tabrakan beruntun yang menakutkan.
5. Perpecahan Ras, Suku, Agama

Ramalan Roy Kiyoshi di 2023 menangkap adanya peristiwa perpecahan yang terjadi kembali, akibat suatu musibah dan hal tersebut dikaitkan dengan agama tertentu.
“Bencana terjadi, ga boleh agama A atau agama B nyumbang dan segala macem, itu sempat terjadi lagi,” ujar Roy Kiyoshi.
Cenayang ini pun memberi pesan bahwa dengan adanya bencana seharusnya membuat masyarakat semakin kuat bergandengan tangan dan bersatu padu untuk membantu sesama, tanpa memandang ras, suku, maupun agama. Roy Kiyoshi juga berharap agar isu perpecahan ini tidak menjadi isu viral di Indonesia.
Meskipun terdapat hal baik dan buruk dalam ramalan Roy Kiyoshi di 2023, ia mengungkapkan bahwa ramalan hanyalah sebuah ramalan. Oleh karena itu, Roy berpesan untuk memperbanyak ibadah, usaha, dan terus tebar kebaikan agar ramalan buruk tidak terjadi. **** (Kontributor: Kartika Puspita Dewi)


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026