HARIANE JOGJA – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika merilis informasi soal prakiraan musim hujan di Jogja periode 2023/2024.
Secara umum masyarakat Jogja belum merasakan hujan turun meski di beberapa wilayah seperti di Bantul dan Kaliurang sempat dikabarkan mengalami hujan yang cukup deras.
Hujan yang belum rata ini tentunya mengundang pertanyaan kapan hujan akan mengguyur Jogja secara merata?
BMKG menginformasikan melalui akun Instagram @infobmkgyia pada Kamis, 9 November 2023 bahwa musim hujan di Jogja akan mulai berlangsung pada awal November.
Meski demikian, sebaran dimulainya hujan memang tidak serentak. Berikut adalah prakiraan jadwal awal musim hujan di Jogja selengkapnya:
1. November Dasarian I: Kulon Progo bagian utara
2. November Dasarian II: Sleman bagian utara dan Gunungkidul bagian tengah dan selatan
3. November Dasarian III: Kulon Progo bagian tengah dan selatan, sebagian Bantul bagian barat, Bantul bagian tengah dan selatan, Gunungkidul bagian utara.
4. November Dasarian IV: Kulon Progo bagian tengah dan selatan, sebagian Bantul bagian barat, Bantul bagian tengah dan selatan, Gunungkidul bagian utara.
Sebagai informasi, dasarian adalah rentang waktu selama seupuluh hari di mana dalam satu bulan bisa dibagi menjadi tiga hingga empat dasarian.
Misalnya Dasarian I berarti periode dari tanggal 1 sampai tanggal 10, dan seterusnya.
BMKG Imbau Potensi Cuaca Ekstrim Musim Pancaroba di Jogja
Menjelang masuknya musim hujan di Jogja, BMKG memberikan imbauan kepada masyarakat soal antisipasi bencana hidrometeorologi di Jogja.
Bencana yang berhubungan dengan air tersebut rawan terjadi di masa pancaroba di mana periode tersebut adalah peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, atau sebaliknya.
Ciri-ciri musim pancaroba antara lain:
1. Pola cuaca tidak menentu (kadang hujan kadang berawan)
2. Hujan turun siang atau sore tetapi tidak merata
3. Intensitas hujan sedang hingga lebat, dan dapat disertai angin kencang dan petir dalam durasi singkat
4. Suhu udara relatif tinggi karena posisi matahari berada di selatan equator.
BMKG menyampaikan bencana hidrometeorologi di Jogja sepertu hujan lebat, petir dan angin kencang, puting beliung, hingga hujan es bisa terjadi di masa pancaroba.
Sehingga, masyarakat diminta untuk melakukan mitigasi bencana dengan melakukan di antaranya:
1. Memberbaiki drainase untuk mengurangi risiko banjir
2. Memangkas dahan pohon yang rapuh
3. Tidak membuang sampah di sungai ataupun selokan
4. Berlindung di tempat aman jika terjadi hujan disertai petir dan angin kencang
5. Penguatan bagian atap rumah.
Demikian informasi terkait dengan prakiraan musim hujan di Jogja dan juga potensi bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi di musim pancaroba. ****


Editor
-
Dyah Ayu
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji