Peringatan Hari Istiqlal 2023, Salah Satu Masjid Terbesar di Asia Tenggara

HARIANE JOGJA – Peringatan Hari Istiqlal 2023 jatuh pada tanggal 22 Februari setiap tahunnya. Istiqlal sendiri menjadi salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara.

Hari Masjid Istiqlal Jakarta biasanya diperingati dengan sejumlah tokoh masyarakat kerap melakukan aksi pembersihan, membuka forum diskusi, hingga menggelar pameran di sekitar lokasi masjid.

Pembahasan singkat mengenai sejarah singkat Masjid Istiqlal diharapkan dapat menambah pengetahuan pada masyarakat terkait latar belakang dan alasan pembangunan salah satu masjid agung yang terletak di DKI Jakarta ini.

Peringatan Hari Istiqlal 2023

Dikutip dari laman resmi Kemdikbud, Masjid Istiqlal mulanya dibangun atas inisiasi KH. Wahid Hasyim serta sejumlah tokoh Islam lain di 1950.

Saat dibuka sayembara terkait desain arsitektural, seorang penganut Kristen Protestan bernama Frederich Silaban memenangkan rancangan Masjid Istiqlal terbaik dengan konsep “KeTuhanan”.

BACA JUGA:  4 Fakta Menarik Leandro Paredes, Pemain Timnas Argentina yang Berhasil Jebol Gawang Indonesia
Peringatan Hari Istiqlal 2023
Pembangunan Masjid Istiqlal membutuhkan waktu 17 tahun. (Foto: Pexels/Iman Boer)

Kemenangan tersebut membawa Presiden Soekarno melakukan pemancangan tiang pertama sebagai tanda awal pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta pada 24 Agustus 1951, bertepatan dengan peringatan lahirnya Rasulullah SAW.

Peringatan Hari Istiqlal tentu tak terlepas dari alasan pembangunan masjid satu ini.

Dilansir dari laman resmi Istiqlal, masjid ini dibangun sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas karunia kemerdekaan RI di tahun 1945 silam.

Selain itu juga terdapat keinginan mendalam masyarakat untuk membangun sebuah masjid yang dapat menjadi repesentasi identitas umat Islam di Indonesia sekaligus bertaraf nasional hingga internasional.

Sejarah Singkat Masjid Istiqlal

Pada tahun 1950, di bawah naungan Menteri Agama KH. Wahid Hasyim dan Anwar Tjokroaminoto, sekitar 300 tokoh Islam dikumpulkan dan dibentuklah susunan pengurus Yayasan Masjid Istiqlal.

Proses tersebut berlanjut pada agenda diangkatnya Ir. Soekarno sebagai Kepala Bagian Teknik, pengesahan panitia yayasan, hingga penetapan lokasi pembangunan.

BACA JUGA:  Cara Daftar Majelis Taklim Masjid Raya Al Jabbar, Mudah Bisa Dilakukan Secara Online

Di samping itu juga dibentuk Dewan Juri untuk sayembara rancangan Masjid Istiqlal dan pemenangnya diraih oleh F. Silaban pada 5 Juli 1955.

Sejak tahun 1950 hingga 1965, pembangunan masjid mengalami sejumlah hambatan karena situasi politik yang kurang kondusif akibat pertikaian antar partai politik dan berujung pada meletusnya G30S/PKI.

Setelah situasi sekitar mulai reda di tahun 1966, Menteri Agama KH. Muhammad Dhalan kembali menginisiasi pembangunan masjid yang kini menjadi terbesar di Asia Tenggara.

Untuk kepengurusannya kemudian diambil alih oleh KH. Idham Chalid selaku Koordinator Panitia Nasional Pembangunan Masjid Istiqlal.

Proses pembangunan masjid ini berlangsung selama 17 tahun lamanya. Pada tanggal 22 Februari 1978, Presiden RI pertama ini meresmikan Masjid Istiqlal dan menetapkannya sebagai Hari Istiqlal, ditandai dengan prasasti di area tangga pintu As-Salam.

Adapun total alokasi pembiayaan yang dikeluarkan untuk membangun Masjid Istiqlal Jakarta didapat dari APBN dengan jumlah dana sebesar Rp 7.000.000.000,- dan US$ 12.000.000.

BACA JUGA:  Protes Pembangunan Masjid di Daegu Korea Selatan Sejak 2020, Warga Panggang Babi di Depan Pintu Masuk

Itulah beberapa penjelasan mengenai peringatan Hari Istiqlal 2023 yang diperingati setiap 22 Februari dan menjadi salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara. **** (Kontributor: Irena Dyah Kristina)

Baca artikel selengkapnya di Hariane.com