Protes Pembangunan Masjid di Daegu Korea Selatan Sejak 2020, Warga Panggang Babi di Depan Pintu Masuk

HARIANEJOGJA – Pembangunan masjid di Daegu Korea Selatan diprotes oleh warga setempat, daging babi pun dipanggang di depan pintu gerbang konstruksi.

The Korea Times mengunggah foto-foto protes pembangunan masjid di Daegu Korea Selatan pada Kamis, 15 Desember 2022 yang memperlihatkan sekelompok warga lokal tengah membakar daging babi di depan konstruksi bangunan yang akan digunakan sebagai tempat ibadah komunitas muslim setempat.

Ternyata, konflik pembangunan masjid di Daegu Korea Selatan sudah berlangsung sejak 2020 di mana warga tidak setuju jika ada masjid dibangun di tengah-tengah pemukiman mereka.

Warga mengeluh karena kegiatan muslim di sekitar tempat tinggal mereka menimbulkan keberisikan dan ketidaknyamanan yang lain, seperti parkir sembarangan.

BACA JUGA:  Link Streaming dan Prediksi Brazil VS Korea Selatan Piala Dunia 2022: Si Harimau Tantang Peringkat 1 FIFA

Protes Pembangunan Masjid di Daegu Korea Selatan Mulai dari Menghadang Jalan Masuk Hingga Panggang Daging Babi

pembangunan masjid di Daegu Korea Selatan
Aksi warga protes pembangunan masjid di Daegu Korea Selatan dengan panggang daging babi. (Foto: Yonhap)

Dari foto yang diunggah The Korea Times, warga setempat tampak menggelar ‘pesta bbq’ dengan memanggang daging babi di depan bangunan yang akan digunakan untuk masjid.

Tidak hanya memanggang daging yang diharamkan Islam itu, warga setempat pun juga mengangkat poster-poster berisi protes untuk menghentikan pembangunan masjid di lingkungan mereka.

Bukan tanpa alasan, dilansir dari The Korea Herald, warga yang tinggal di komunitas kecil di sebuah sudut Daehyeong-dong, Daegu selatan, merasa terganggu dengan aktivitas komunitas muslim yang sebagian besar adalah pelajar di Universitas Nasional Kyungkook.

Pembangunan masjid di Daegu Korea Selatan dianggap akan makin membuat sudut sempit tempat warga tinggal jadi makin ramai dan membuat kebisingan saat menjalankan ibadah atau ritual keagamaan lainnya.

Pembangunan masjid dimulai pada 2020 tapi harus dihentikan sementara pada Februari 2021 karena ada komplain dari warga tetangga sekitar yang tidak setuju.

BACA JUGA:  Capaian KAI pada Nataru 2022, Jumlah Penumpang Capai 4 Juta Orang Lebih

Namun, pengadilan pun akhirnya membatalkan perintah untuk penghentian pembangunan karena tidak didasarkan pada aturan hukum. Maka dari itu, pembangunan masjid pun dilanjutkan.

Warga Daegu yang masih tidak setuju pun akhirnya melakukan banyak cara termasuk langkah-langkah ekstrim dengan tujuan mengusir komunitas muslim di wilayahnya.

Muaz Razaq, salah satu mahasiswa Universitas Nasional Kyungkook menceritakan bahwa warga setempat sudah sering memasak daging babi di depan bangunan rumah yang rencananya akan dijadikan masjid.

Mereka juga disebut sering menyetel musik keras ketika ibadah sedang berlangsung lalu mematikannya saat ibadah selesai. Warga juga meletakkan kepala babi di depan pintu masuk konstruksi masjid, hingga menghalangi jalan masuk menuju tempat ibadah tersebut dengan kendaraan.

BACA JUGA:  Kejuaraan All England 2023, Fajar-Rian Melaju ke-16 Besar Setelah Bertarung Sengit Lawan Korsel

pembangunan masjid di Daegu Korea Selatan
Kepala babi pun diletakkan di depan tempat ibadah yang akan dibangun jadi masjid. (Foto: The Korea Herald)

Dari unggahan foto The Korea Times banyak warga net yang mengutuk perilaku protes pembangunan masjid di Daegu Korea Selatan dengan cara memanggang daging babi.

Sebuah kekecewaan yang besar untuk melihat hal-hal seperti ini di Korea Selatan. Saya tidak menyangka ada perilaku perasangka buruk seperti ini,” tulis @tulinerucar.

Terima kasih pada Allah yang telah menunjukkan sisi Korea yang ini padaku karena aku mencintai Korea beberapa menit yang lalu,” tulis @_jiya_ahmad.

Meski masih kontroversial, pembangunan masjid di Daegu Korea Selatan dijadwalkan selesai akhir tahun ini. ****