Panduan Memilih Kamera Fujifilm Lengkap, Content Creator Pemula Wajib Tahu

HARIANE JOGJA – Panduan memilih kamera Fujifilm berikut bisa jadi referensi bagi content creator yang sedang cari perangkat dengan desain retro, terutama untuk yang masih pemula.

Desain kamera Fujifilm terbaik kini makin populer jadi pilihan karena estetikanya yang vintage alias jadul tapi dengan performa yang modern.

Cara memilih kamera untuk pemula yang tepat bisa dilihat dari desain, hingga membaca performa kamera yang bisa dilihat dari kode serinya.

Panduan Memilih Kamera Fujifilm dari Segi Desain

Panduan memilih kamera Fujifilm
X-Pro merupakan lini kamera dengan desain retro nan klasik (Foto: Unsplash/Misael Moreno)

Dilansir dari YouTube infofotografi, Fujifilm merupakan merek yang terkenal pada era fotografi analog lantaran rol film yang diproduksinya.

Sisi historis dan jadul yang lekat dengan merek ini terus dibawa bahkan hingga era digital.

Desain kamera yang diproduksi Fujifilm memiliki estetika yang mengingatkan pada kamera yang diproduksi pada jaman dulu.

Pada dasarnya, lini kamera yang diproduksi Fujifilm terbagi menjadi 7 yaitu, X100, X-T, X-Pro, X-E, X-H, X-S dan X-A.

Seri X100, X-Pro, X-E, dan X-A memiliki bahasa desain yang mirip karena bentuknya mengotak, layaknya kamera rangefinder seperti Leica M.

Perbedaan utamanya terletak di jeroan yang dimiliki, serta posisinya dalam lini produk.

X100 dan X-Pro memiliki kesamaan pada jendela bidik hybrid digital dan optikal yang dimilikinya. Seri X-E hanya memiliki jendela bidik digital, sedangkan seri X-A tidak memiliki jendela bidik.

Sedangkan seri X-T, X-H, dan X-S memiliki desain layaknya kamera DSLR dengan jendela bidik yang berada di tengah kamera.

Perbedaan utama dari ketiganya ada pada bahasa desainnya. Seri X-T cenderung memiliki desain keseluruhan yang lebih menyerupai kamera film, sedangkan X-H dan X-S cenderung lebih moderen.

Fungsi

Panduan memilih kamera Fujifilm
X100V merupakan desain kamera kompak dengan desain klasik (Foto: Unsplash/Claudio Schwarz)

Memilih kamera untuk pemula bisa dipertimbangkan dari sisi fungsinya. Tentu bisa disesuaikan dengan aktivitas yang akan dilakukan dengan perangkat tersebut.

Kamera Fujifilm, layaknya kamera moderen lainnya, merupakan kamera yang hybrid. Artinya tidak fokus pada fotografi atau videografi saja, melainkan mampu melakukan keduanya.

Namun beberapa model memiliki desain dan fitur yang lebih hybrid dibanding yang lain, seperti X-S10, X-H1, X-H2 dan X-H2s yang selain memiliki fitur foto dan video yang baik, namun juga memiliki in-body stabilization untuk hasil yang lebih stabil.

Sedangkan kamera Fujifilm yang cenderung fototentris atau lebih menekankan pada fungsi memotretnya adalah X-T5, X-T30 II, X-E4, X-Pro3, X100V, dan X-A7.

Meskipun cenderung fotosentris, namun sebenarnya kamera – kamera tersebut juga mampu mengambil video yang baik pula.

Performa

Review singkat Fujifilm XT3
Review singkat Fujifilm XT3 yang bisa jadi pilihan kamera budget friendly di 2023. (Foto: Unsplash/Michael Fortsch)

Banyak content creator yang cukup kebingungan dalam memilih kamera Fujifilm terbaik lantaran sulit menentukan performa yang dimiliki dari masing – masing seri.

Meskipun secara detail setiap seri kamera Fujifilm memiliki fitur khusus yang tidak dimiliki seri lain, tapi secara umum dapat dikatakan bahwa performa sebuah seri ditentukan dari jumlah digit angka pada namanya.

Sebagai contoh, X-T5 yang hanya memiliki satu digit angka pada namanya akan memiliki performa yang lebih tinggi dibandingkan dengan X-T30 II yang juga masih ada dalam satu seri yang sama.

Satu lagi kode yang bisa digunakan untuk menilai performa kamera Fujifilm adalah pada jenis sensor yang dipakai. Secara umum, kamera dengan sensor yang sama akan memiliki performa dasar seperti resolusi, film simulation, dan rentang ISO yang sama.

Saat ini, kamera yang didesain sebagai flagship dari merek kamera asal Jepang ini adalah seri X-H2 dan X-H2s yang menempati posisi berbeda, seperti yang tertera pada situs Fujifilm.

X-H2 merupakan kamera APS-C dengan resolusi tertinggi saat ini, sedangkan X-H2s merupakan kamera tercepat yang dimiliki oleh Fujifilm karena penerapan stacked sensor yang menjadikan proses data menjadi sangat cepat.

Harga

Review singkat Fujifilm XT3
Kamera keluaran terbaru harganya bisa jauh lebih mahal. (Foto: Tokopedia/Maxari)

Layaknya pada sisi performa, jumlah digit angka yang ada dalam nama sebuah kamera juga menentukan harganya.

Karena posisi sebuah seri kamera berkaitan langsung dengan harga yang harus dibayarkan.

Sebagai contoh, pada seri yang sama X-T5 akan lebih mahal dibanding dengan X-T30 II karena posisi produk hingga fitur yang dimiliki keduanya juga berbeda.

Sekian artikel mengenai panduan memilih kamera Fujifilm berdasarkan pada desain, fungsi, performa, dan harga. **** (Kontributor: Putra Ramadhan)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com