7 Makanan Khas Imlek yang Membawa Keberuntungan, Selalu Dihidangkan saat Kumpul Bersama

HARIANE JOGJA – Makanan khas Imlek menjadi hal penting yang tidak boleh dilewatkan oleh keluarga Tionghoa saat merayakan Tahun Baru Cina ini.

Tidak hanya lezat, makanan khas Imlek disajikan karena memiliki makna filosofis mendalam bagi orang yang merayakan. Salah satunya adalah membawa keberuntungan atau hoki.

Apa saja makanan khas Imlek yang membawa hoki? Simak penjelasan berikut.

Imlek merupakan perayaan hari awal penanggalan Tionghoa yang lekat dengan warna merah. Perayaan ini biasanya disambut meriah dengan kembang api dan jamuan makan.

Dalam merayakan Imlek terdapat beberapa makanan khas yang selalu disajikan dan disantap karena memiliki makna filosofis tersendiri.

Dilansir dari kanal YouTube MASKULIN (Masakan Kuliner), berikut beberapa makanan khas Imlek yang selalu dihidangkan untuk merayakan Tahun Baru Cina.

BACA JUGA:  7 Prinsip Bushido pada Samurai, Patut Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Makanan Khas Imlek yang Dipercaya Membawa Keberuntungan

1. Bebek Panggang Beijing

makanan khas Imlek
Bebek panggang Beijing. (Foto: Freepik/stockking)

Menu khas Imlek yang pertama adalah bebek panggang Beijing. Walau bernama Beijing, bebek panggang ini sebenarnya berasal dari Guangdong.

Dulu hidangan ini sangat terkenal dan sering disajikan untuk para raja. Oleh sebab itu, siapa saja yang makan bebek panggang ini diharapkan dapat semakmur raja.

2. Siu Mie

makanan khas Imlek
Mie goreng Cina. (Foto: Freepik/freepik)

Siu mie atau mie goreng panjang adalah menu khas Imlek yang kedua. Orang Tionghoa juga menyebutnya mie panjang umur atau chang shou mian.

Siu mie disajikan tanpa dipotong-potong. Bentuk mie yang panjang melambangkan umur panjang bagi orang yang memakannya.

3. Kue Keranjang

makanan khas Imlek
Kue keranjang atau nian gao. (Foto: YouTube/MASKULIN (Masakan Kuliner))

Kue keranjang atau nian gao memiliki arti tahun yang lebih sejahtera. Sajian satu ini selalu dihidangkan saat sembahyang dan jamuan makan saat Imlek.

Biasanya kue keranjang akan disusun di atas kue mangkok merah atau pada tampah besar yang menandakan tuan rumah siap menerima kesejahteraan di masa mendatang.

BACA JUGA:  7 Tradisi Imlek di Indonesia dan Maknanya, Kenapa Tidak Boleh Potong Rambut?

4. Jeruk Santang

makanan khas Imlek
Jeruk santang lengkap dengan tangkai dan daun. (Foto: Freepik/freepik)

Sajian wajib Hari Raya Imlek yang selanjutnya adalah jeruk santang atau jeruk Mandarin. Biasanya jeruk ini disajikan lengkap dengan tangkai dan daunnya

Jeruk santang disajikan karena memiliki makna rezeki yang berlimpah, kemakmuran, dan kesejahteraan yang akan selalu tumbuh.

5. Jiaozi

makanan khas Imlek
Jiaozi pembawa rezeki. (Foto: Freepik/freepik)

Jiaozi sering disajikan sebagai makanan khas Imlek untuk keluarga. Dengan memakan jiaozi diharapkan dapat mendatangkan rezeki dan kerukunan dalam keluarga.

6. Ikan

makanan khas Imlek
Ikan pembawa keberuntungan. (Foto: Freepik/dashu83)

Menu ikan biasanya disajikan saat Imlek. Keunikan dari sajian ini adalah kepala ikan harus diarahkan ke tamu terhormat atau orang tua untuk menunjukkan rasa hormat.

Anggota keluarga lain dapat memakan sajian ikan, setelah orang yang menghadap kepala ikan, makan terlebih dahulu.

Ikan tidak boleh dipindahkan, kemudian dua orang yang menghadap kepala dan ekor ikan harus minum bersama. Hal itu dilakukan karena dianggap membawa keberuntungan.

BACA JUGA:  Daftar Makanan Terenak di Dunia 2022 Dirilis, Indonesia Nomor Berapa?

7. Manisan

makanan khas Imlek
Manisan bola beras manis. (Foto: Freepik/freepik)

Dua macam manisan yang digemari saat Imlek adalah bola beras manis berbentuk bulat putih dan manisan dalam wadah persegi delapan yang berisi delapan varian berbeda.

Manisan persegi delapan kerap disebut dengan prosperity box yang merupakan simbol kemakmuran.

Itulah beberapa makanan khas Imlek yang selalu dihidangkan untuk merayakan Hari Raya Imlek bersama teman dan keluarga. **** (Kontributor: Kartika Puspita Dewi)