Korban Tanah Longsor di Perumahan Sleman Ditemukan, Jumlah Meninggal Dunia Jadi 2 Orang

HARIANEJOGJA – Korban tanah longsor di perumahan Sleman yang tertimbun sejak Senin, 2 Januari 2023 akhirnya berhasil ditemukan.

Evakuasi korban tanah longsor di perumahan Sleman yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia langsung dilakukan.

Korban tanah longsor di perumahan Sleman berjumlah 4 orang, 3 di antaranya sempat dirawat di rumah sakit tapi kemudian meninggal 1 orang.

Dengan demikian, ada dua korban meninggal dunia dalam proyek pembangunan perumahan di Sleman yang diduga disebabkan karena kecerobohan ini.

BACA JUGA:  Lowongan Kerja di Jogja Februari 2023, Begini Syarat serta Kualifikasinya

Korban Tanah Longsor di Perumahan Sleman Ditemukan Setelah Pencarian Dua Hari

Kronologi pekerja tertimbun longsor di Sleman
Kronologi pekerja tertimbun longsor di Sleman yang masih menyisakan satu korban belum ditemukan. (Foto: Twitter/merapi_uncover)

Terjadi kecelakaan kerja yang terjadi di sebuah proyek pembangunan pondasi talud di perumahan yang terletak di Wedomartani.

Kecelakaan kerja terjadi saat 7 orang pekerja bangunan sedang menggali lubang sedalam kurang lebih 7 meter, ketika tiba-tiba tanah runtuh ke bawah Tanah di sekitar proyek tersebut memiliki karakter yang tidak stabil dan berpasir, ditambah dengan keamanan proyek yang minim.

Dari 7 orang yang menjadi korban, 3 di antaranya bisa langsung menyelamatkan diri. Kemudian 3 orang lainnya berhasil diselamatkan dan dalam kondisi hidup.

Tiga korban yang merupakan warga Gunungkidul tersebut dibawa langsung ke RS Hermina untuk dirawat. Namun dalam perkembangannya satu korban yaitu D usia 53 tahun meninggal dunia.

Sedangkan satu korban yang bernama S usia 32 tahun warga Bayat, Klaten, Jawa Tengah, tertimbun cukup dalam sehingga membutuhkan waktu lama untuk dievakuasi.

BACA JUGA:  Harga Kebutuhan Bahan Pokok Sleman Jelang Nataru 2022, Naik Karena Datangkan Barang dari Luar DIY

korban tanah longsor di perumahan Sleman
Proses evakuasi korban tanah longsor yang menyebabkan 2 orang meninggal dunia. (Foto: Twitter/TRCBPBDDIY)

Dilansir dari BPBD DIY, tim gabungan berhasil mengeluarkan jasad S yang tertimbun material longsor sejak Senin pada Selasa, 3 Januari 2023 pukul 13.29 WIB.

S yang disebut tertimbun material longsor hingga kedalaman 2 meter ini membutuhkan waktu kurang lebih 2 hari untuk dievakuasi. Tim gabungan pun menggunakan alat berat seperti ekskavator untuk mengeruk mengurangi beban yang ada di atas permukaan lubang galian.

Evakuasi korban tanah longsor di perumahan Sleman ini pun langsung dilakukan dan jasad S langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah.

Menanggapi peristiwa kecelakaan kerja tersebut, warga net menyayangkan standar keselamatan dan keamanan yang minim pada proyek pembangunan.

BACA JUGA:  Tim Gegana Amankan Perayaan Natal 2022 di Sleman, Polda DIY: Tidak Mau Kecolongan

Kronologi pekerja tertimbun longsor di Sleman
Pencarian korban tanah longsor di Sleman dilanjutkan Selasa pagi, 3 Januari 2023. (Foto: Twitter/obiezul1)

Lubang galian sedalam 7 meter tidak diantisipasi dengan menggunakan penahan tanah pun menjadi sorotan. Kejadian tanah longsor material bangunan terjadi karena diduga kecerobohan pekerja yang tak mengindahkan peringatan dari pengawas proyek.

Dengan ditemukannya korban tanah longsor di perumahan Sleman, maka upaya penyelamatan dari petugas tim gabungan dinyatakan berakhir. ****