Tim Gegana Amankan Perayaan Natal 2022 di Sleman, Polda DIY: Tidak Mau Kecolongan

HARIANEJOGJA – Pengamanan perayaan Natal 2022 di Sleman, Yogyakarta makin diperketat jelang puncak hari keagamaan umat Nasrani ini.

Upaya penyamanan perayaan Natal 2022 di Sleman salah satunya adalah sterilisasi yang dilakukan oleh Tim Gegana Sat Brimob Polda DIY di sejumlah gereja.

Diterjukannya Tim Gegana menjelang perayaan Natal 2022 di Sleman ini karena kepolisian tidka ingin kecolongan dengan aksi teror yang bisa terjadi.

Hasil dari penyisiran gereja jelang Natal 2022 di Sleman menunjukkan bahwa tidak ditemukannya bom maupun barang terlarang lainnya

Pengamanan Perayaan Natal 2022 di Sleman Sudah Dilakukan Sesuai dengan Prosedur

perayaan natal di sleman
Tim Gegana Polda DIY lakukan sterilisasi di gereja-gereja Sleman. (Foto: Polsek Sleman)

Dilansir dari laman Tribata News Sleman, personel Tim Gegana Sat Brimob Polda DIY diterjunkan untuk melakukan pengamanan di 20 gereja wilayah prioritas Sleman untuk memastikan tidak ada aksi teror yang dilakukan pada saat ibadah Natal.

Proses sterilisasi dilakukan dengan menyisir seluruh bangunan gereja termasuk di tempat-tempat tersembunyi seperti mimbar, meja dan kursi jemaat, serta jaringan kelistrikan.

“Satu persatu ruangan di dalam gereja dilakukaan sterilisasi mulai dari mimbar, meja kursi jemaat, pasturan dan jaringan kelistrikan,” jelas Kasi Humas Polresta Sleman AKP Edy Widaryanta.

Tidak hanya di dalam ruangan, sterilisasi menjelang perayaan Natal 2022 di Sleman juga dilakukan hingga area luar seperti di taman dan halaman parkir.

BACA JUGA:  Kecelakaan di Sinduharjo Ngaglik Hari Ini, Korban Meninggal Dunia Alami Cidera Kepala Berat

Edy mengungkapkan, proses sterilisasi ini merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah dijalankan sebelum-sebelumnya.

Namun ia juga menjelaskan bahwa upaya sterilisasi menjelang Natal di Sleman ini adalah agar kepolisian tidak kecolongan dengan aksi teror yang mengganggu keamanan.

“Kami tidak mau kecolongan dengan adanya teror yang mengganggu perayaan natal dan semakin intensif melakukan patroli sambang ke sejumlah gereja,”jelas Edy.

Setelah dilakukan penyisiran oleh Tim Gegana, pengamanan sterilisasi gereja diserahkan kepada masing-masing polsek dan juga keamanan internal gereja.

BACA JUGA:  Warga Protes Jalan Rusak Banyurejo Lewat Spanduk Nyeleneh, Anggota DPRD Sleman Beri Tanggapan

perayaan natal di sleman
Hasil sterilisasi pengamanan perayaan Natal di Sleman tak ditemukan bom maupun bahan peledak lainnya. (Foto: Polsek Sleman)

Dari kegiatan pengamanan gereja di Sleman jelang Natal ini tidak ditemukan adanya bom, bahan peledak, maupun barang terlarang lainnya.

Sementara itu, pengamanan menjelang libur Natal dan Tahun Baru di Sleman tidak hanya dilakukan pada tempat ibadah tapi juga dari segi mobilitas lalu lintas.

Polresta Sleman telah menyiapkan 5 pos pengamanan yang terdiri dari 3 Pos Pengamanan (Pos Pam Prambanan, Pos Pam Tempel, dan Pos Pam Gamping), serta 2 Pos Pelayanan yatu Pos Yan Kaliurang dan Pos Yan Amplaz/Pos Terpadu).

Dilakukannya pengamanan perayaan Natal 2022 di Sleman ini agar aktivitas ibadah maupun liburan bisa berjalan dengan kondusif dan aman. ****