HARIANE JOGJA – Alasan kenapa ban balap gundul tanpa alur mungkin belum banyak diketahui oleh kebanyakan masyarakat.
Pasalnya, kenapa ban balap gundul tanpa alur memiliki beberapa alasan yang spesifik sesuai dengan peruntukannya, sehingga banyak orang yang awam dengan dunia balap mungkin tidak familiar.
Selain penjelasan soal kenapa ban balap gundul tanpa alur, ada juga jawaban soal bisakah ban untuk balapan digunakan untuk kendaraan harian.
Berikut alasan kenapa ban balap harus gundul dan berbeda dengan ban kendaraan bermotor harian, dilansir dari YouTube FDR tire.
Kenapa Ban Balap Gundul Tanpa Alur? Beda Fungsi Balapan dengan Transportasi Harian

Secara umum ban balap dan ban harian memiliki fungsi dasar yang sama, yaitu sebagai komponen utama yang mendukung fungsi utama kendaraan untuk berpindah tempat.
Namun, ban balap tentu memiliki perbedaan dengan ban harian. Ban balap sejak awal didesain untuk balapan, sehingga target yang ingin dicapai berbeda.
Dalam balapan, ban akan menghadapi tekanan yang luar biasa, mulai dari akselerasi dan deselerasi yang instan dan sering, panas yang tinggi, dan juga harus mampu melekat pada lintasan dengan baik.
Sehingga ban balap biasanya didesain dengan kompon yang lebih lunak agar dapat mencengkram lintasan dengan baik. Ban balap pun didesain akan bekerja dengan baik pada suhu tinggi, yang jadi kondisi umum dihadapi selama balapan.
Sedangkan ban harian tidak diperuntukkan untuk penggunaan balapan, sehingga komponnya dibuat lebih keras karena didesain agar lebih awet.
Ban harian juga biasanya didesain dengan alur pada permukaan ban, yang berfungsi mengalirkan air ke sisi luar ban agar tidak tergelincir ketika melibas genangan air.
Bolehkah Menggunakan Ban Balap untuk Harian?

Ada alasan spesifik kenapa ban balap gundul tanpa alur, yaitu untuk memaksimalkan cengkraman di kondisi kering. Semakin banyak permukaan ban yang menyentuh lintasan, cengkramannya akan semakin baik.
Sehingga ban balap tanpa alur akan memiliki cengkraman lebih baik dibandingkan ban beralur. Namun pada kondisi hujan, ban jenis ini justru berbahaya, karena mudah tergelincir.
Selain itu, ban balap juga akan menguras kantong, karena selain jauh lebih mahal, ketahanannya juga lebih rendah karena dibuat dari kompon yang lunak dan lebih cepat aus.
Jika ingin tetap menggunakan ban performa tinggi, pengendara bisa memilih ban harian yang didesain menggunakan teknologi balap.
Biasanya jenis ban ini meggunakan kompon sedang yang lebih awet dibanding ban balap, dan juga memiliki alur sehingga aman dipakai ketika hujan.
Sekian info mengenai alasan kenapa ban balap gundul tanpa alur. **** (Kontributor: Putra Ramadhan)


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji