HARIANE JOGJA – Tragedi Kanjuruhan Malang masuk ke dalam pertanyaan salah satu wartawan dalam siaran pers Presiden RI pada 7 Februari 2023 lalu.
Jawaban Presiden RI Joko Widodo soal pertanyaan wartawan tersebut pun sontak mengundang kritik dari para simpatisan tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 135 penonton pertandingan.
Salah satu kritik disampaikan oleh Muhammad Said Didu yang pernah menjabat sebagai Staff Khusus Kepresidenan Menteri ESDM pada 2014.
Jawaban Jokowi disebut Said Didu sebagai jawaban yang tidak manusiawi.
Respon Jokowi Terkait Kelanjutan Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang
Pertanyaan terkait tragedi Kanjuruhan disiarkan dalam live YouTube Sekretariat Presiden di Istana Merdeka.
Tanggapan Jokowi dan beberapa jajaran pejabat yang terlihat tertawa menjadi sorotan netizen, salah satunya adalah Muhammad Said Didu dalam akun Twitter pribadinya @msaid_didu pada 10 Februari 2023.
Diunggah sebuah potongan video yang diambil dari siaran pers di Istana Negara yang merekam suara salah satu wartawan bertanya soal tragedi Kanjuruhan.
“Soal Kanjuruhan, pak, ini setelah TGPF menyerahkan laporan ke bapak, ini belum ada lagi pernyataan dari bapak dan perkembangan terkait kasusnya juga belum ada tersangka baru dari master mind dari kasus ini. Bagaimana tanggapan bapak?” tanya wartawan dalam konferensi pers tersebut.
Jokowi pun menjawab dengan singkat namun tidak jelas.
“Akan saya jawab di lain waktu,” ucap Presiden RI Joko Widodo yang kemudian disertai gelak tawa dari para hadirin dan pejabat yang mendampingi dalam keterangan pers tersebut.

Tentu saja, respon terkait peristiwa berdarah tragedi Kanjuruhan tersebut menuai kecaman dari publik. Salah satu yang mengungkapkan kekesalannya adalah Muhammad Said Didu.
Diketahui, pria yang akrab disapa Said Didu ini merupakan seorang insinyur Indonesia.
Sebelumnya, Said Didu sempat menjabat sebagai Staff Khusus Kepresidenan Menteri ESDM pada 2014 namun mundur pada 2016 dan mulai lebih kritis terhadap kebijakan pemerintah lewat akun media sosialnya.
“Nyawa manusia dijawab dengan cara tidak manusiawi,” cuitnya lewat akun @msaid_didu.
Selain Said Didu, netizen lain juga menanggapi respon Jokowi soal tragedi Kanjuruhan Malang dengan kecaman.
“135 korban jiwa tragedi Kanjuruhan hanya direspon begini? Diketawain pulak. Suram gak? ya, suram lah, masa enggak!” cuit @BosPurwa.
Sementara itu, respon yang hampir sama juga diberikan oleh @OnlyFrens.
“Pria yg duduk didekat persiden merupakan orang-orang paham hukum. Ketika ditanya soal Kanjuruhan mereka hanya tertawa,” tulis akun tersebut.

Dari respon Jokowi yang hanya tertawa saat ditanya tragedi Kanjuruhan Malang, netizen banyak yang melontarkan kecaman dan kekecewaan. **** (Kontributor: Meilisa Jibrani)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji