Jadwal dan Agenda Nyadran Agung Kulon Progo 2023, Ada Kirab Gunungan dan Pagelaran Wayang Kulit

HARIANE JOGJA – Menjelang Ramadhan, Nyadran Agung Kulon Progo 2023 akan diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama Dinas Kebudayaan.

Kegiatan yang akan digelar di Alun-alun Wates ini merupakan bagian dari Calendar of Cultural Events 2023 Dinas Kebudayaan Kulon Progo.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk perhatian Pemkab Kulon Progo dalam mengangkat kearifan lokal masyarakat serta melestarikan adat dan tradisi lokal.

Event Kulon Progo 2023 ini biasa diadakan setiap tahun. Namun, saat pandemi Covid-19 selama dua tahun lalu, kegiatan ini hanya digelar secara sederhana dan terbatas.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Jogja Januari 2023: La Nina Masih Berlangsung Hingga Maret

Jadwal dan Agenda Nyadran Agung Kulon Progo 2023

Nyadran Agung Kulon Progo yang akan digelar pada 13-14 Maret 2023 ini akan mengusung 20 gunungan, dengan tiga gunungan utama yang berisi apem, hasil bumi dan nasi.

Dilansir dari Dinas Kebudayaan Kulon Progo, berikut merupakan agenda kegiatan Nyadran Agung Kulon Progo.

1. Mujahaddah

Mujahaddah akan dilaksanakan pada 13 Maret 2023, pukul 19.30 WIB. Bertempat di Alun-alun Wates, acara ini akan diisi oleh Gus Muwafiq ( K.H. Ahmad Muwafiq) dan kesenian hadroh dari kelompok Tsamrotul Fuadiyah.

2. Nyadran Agung

Kirab Gunungan akan diselenggarakan pada Selasa, 14 Maret 2023 pukul 13.00 WIB.

Kirab ini akan diikuti 12 Kapanewon sekitar Kabupaten Kulon Progo dan BUMDse-Kulon Progo.

Adapun rute yang akan dilalui yaitu mulai dari halaman DPRD Kulon Progo menuju Alun-alun Wates, Kulon Progo.

3. Pagelaran Wayang Kulit

Pagelaran wayang kulit akan dilaksanakan Selasa, 14 Maret 2023 semalam suntuk dari pukul 20.00 WIB.

Bertempat di Alun-alun Wates, Kulon Progo. Dengan lakonnya yaitu Wahyu Hidayat dan dalangnya Ki Totok Hadi Sugito, bersama bintang tamu pesinden Tatin Thit Thot dan penyanyi Sihono.

Terkait agenda Nyadran Agung Kulon Progo ini, Kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo, Niken Probo Laras menerangkan bahwa agenda besar ini sudah menjadi kearifan lokal masyarakat.

“Terdapat event besar yang menjadi unggulan 2023 diantaranya Nyadaran Agung, karena kegiatan pertama kali di gelar pada 2004, sehingga menjadi kearifan lokal masyarakat, selain itu kegiatan ini untuk mempertebal iman dan takwa kepada Tuhan dan sarana kirim doa untuk leluhur dan menjadi sarana silaturahmi masyarakat dengan pemerintah sekaligus melestarikan adat dan tradisi lokal,” katanya.

BACA JUGA:  Kabar Percobaan Penculikan Anak di Nanggulan Kulon Progo, Begini Fakta Terbaru yang Diungkap Polisi

Tradisi Nyadran Agung Kulon Progo 2023 sudah menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dengan nomor registrasi 2013003690 sejak tahun 2013. **** (Kontributor: Pradnya Widita)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com