Heboh Isu Macan di Budegan Wonosari, Begini Hasil Identifikasi Jejak Kaki yang Ditemukan

HARIANEJOGJA – Polisi memberikan keterangan pasca munculnya isu macan di Budegan Wonosari yang dilaporkan terlihat pada Minggu sore, 11 Desember 2022.

Dalam keterangan isu macan di Budegan Wonosari, polisi mengatakan bahwa jejak kaki hewan yang ditemukan belum tentu merupakan jejak kaki macan.

Dari hasil penyelidikan sementara soal isu macan di Budegan Wonosari, disimpulkan bahwa ditemukan jejak yang diduga berasal dari dua hewan yang berbeda, namun kemungkinan bukan jejak kaki macan.

Sementara itu dua warga Budegan mengaku melihat sendiri penampakan macan dengan bulu berwarna cokelat dan motif garis warna hitam.

BACA JUGA:  Penyakit LSD Sapi di Gunungkidul, Peternak Wajib Tahu 5 Gejala dan Pencegahannya

Isu Macan di Budegan Wonosari Sempat Buat Warga Setempat Geger

penampakan macan di budegan gunungkidul
Penampakan jejak kaki diduga milik macan Jawa yang berkeliaran di Budegan, Gunungkidul. (Foto: Instagram/polsek_wonosari_gunungkidul)

Polsek Wonosari melaporkan bahwa ada aduan dari warga yang mengatakan menyaksikan penampakan macan di Bulak Bendolo, tepatnya di sebelah selatan perumahan Griya Nakula, Budegan 2, Piyaman, Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta.

Dari video yang beredar, dua orang warga menceritakan kesaksiannya melihat ada sesosok hewan yang diduga adalah macan atau harimau belang bersembunyi di sela-sela semak di area ladang desa.

Seorang saksi mengatakan dirinya melihat sosok macan saat sedang merumput di lokasi, sementara saksi yang lain melihat sosok hewan ini dari jarak yang jauh kemudian memanggil warga yang lain untuk melapor atas kejadian tersebut.

Isu macan di Budegan Wonosari lalu ditangani oleh Bhabinkamtibmas Piyaman, Polsek Wonosari, Polres Gunungkidul Aiptu Nugroho, dan Bripka Ribut santoso, bersama petugas Damkar Gunungkidul bersama warga menelusuri lokasi penampakan untuk investigasi.

BACA JUGA:  Kasus Jual Beli Sertifikat Vaksin Covid 19 Palsu Terungkap, Keuntungannya Menggiurkan

penampakan macan di budegan gunungkidul
Polsek Wonosari dan tim gabungan lakukan investigasi di lokasi penampakan macan. (Foto: Instagram/polsek_wonosari_gunungkidul)

Dari hasil penemuan polisi, nampak ada jejak-jejak kaki berbentuk bulat-bulat pada tanah yang basah.

Dilansir dari Instagram @ceritagunungkidul, Tugimayanto yang merupakan petugas BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) mengatakan bahwa ada dua jejak yang berbeda dari yang ditemukan, dan keduanya kemungkinan bukan jejak macan.

“Bisa kami sampaikan sementara kesimpulan, dua tanda jejak yang kami temukan yang pertama itu memang tanda jejak tidak kelihatan kukunya, itu dimungkinkan adalah jejak kucing hutan,” terang Tugimayanto.

Selain itu, jejak yang lain ternyata memiliki tanda berkuku tapi diduga adalah jejak kaki anjing.

“Kemudian yang tanda jejak kedua memang agak besar tapi itu kelihatan kukunya dimungkinkan itu tanda jejak anjing,” tambahnya.

Isu macan di Budegan Wonosari
Kapolsek Wonosari Kompol Edy Purnomo saat berikan keterangan soal identifikasi jejak hewan yang ditemukan. (Foto: Instagram/ceritagunungkidul)

Senada dengan keterangan oleh BKSD, Kapolsek Wonosari Kompol Edy Purnomo pun mengatakan bahwa isu macan di Budegan Wonosari dengan bukti jejak hewan belum dipastikan adalah milik hewan buas ini. ****