HARIANE JOGJA – Arema FC vs PSS Sleman telah melangsungkan laga tanding pada 26 Januari lalu di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Arema FC vs PSS Sleman berakhir dengan kemenangan PSS Sleman 2 – 0 atas Arema. Hal tersebut juga sudah dirilis dalam akun Instagram resmi @aremaoffcial.
Pertandingan Arema FC vs PSS Sleman menyisakan sejumlah polemik. Setelah sempat viral bus yang membawa pemain Arema dilempari batu oleh pihak yang belum teridentifikasi, kini jatuh korban lagi yang diduga dialami warga Yogyakarta.
Kronologi Kisruh Pasca Pertandingan Arema FC vs PSS Sleman
Kejadian pelemparan terhadap warga yang melintas pasca pertandingan Arema FC vs PSS Sleman ini diunggah oleh Devi Anggraini dalam akun Twitter @AGR_devi.
Seperti dikutip pada Jumat, 27 Januari 2023, akun tersebut menyebut bahwa korban pelemparan adalah suaminya sendiri. Ia mengaku suaminya terkena lemparan yang diduga berasal dari dalam bus yang membawa pemain Arema.

Ia juga menyayangkan, saat kejadian tidak ada satu pun pihak kepolisian yang menolong. Devi juga mengaku padahal di saat yang sama ada polisi yang sedang patroli.
Kepada warganet, Devi menyampaikan bahwa maksud dari unggahannya bukan untuk memprovokasi. Ia memohon doa agar kondisi suaminya yang saat ini telah ditangani RS Kalasan cepat membaik.
Tak hanya Devi, warga lain juga mengalami hal serupa setelah pertandingan Arema FC vs PSS Sleman.
Akun Twitter @FaizAfrizal6 mengungkap kejadian nahas yang dialami temannya saat sedang berada di jalan keluar Stadion Maguwoharjo.

Temannya menjadi korban pelemparan kaca pihak yang belum teridentifikasi. Ia mengunggah bukti foto tangan kanan yang teluka hingga mengeluarkan cukup banyak darah.
Berdasarkan kesaksian rekannya, lemparan tersebut diduga berasal dari Bus Arema. Namun ia masih belum mengetahui secara pasti pelakunya.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa saat rekannya tersebut sedang mengendarai motor untuk pulang ke rumah, berniat menyalip Bus Arema FC.
Faiz dan temannya mengungkapkan bahwa ia sama sekali tidak membawa apapun. Niatnya murni untuk menyalip dan pulang ke rumah.
Saat ini, luka yang dialami rekannya tersebut telah diobati. Meskipun demikian, Faiz dan temannya tetap menyayangkan kondisi yang mereka alami pasca pertandingan Arema FC vs PSS Sleman tersebut.
Hingga saat ini, pasca pertandingan Arema FC vs PSS Sleman, belum ada pihak resmi yang mengklarifikasi beberapa kejadian tersebut.
Baik pelaku pelemparan ke bus yang membawa pemain Arema maupun pelaku penyerangan terhadap dua warga tersebut pasca pertandingan Arema FC vs PSS Sleman belum teridentifikasi. **** (Kontributor: Meilisa Jibrani)


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026