Menuju Harlah Satu Abad NU, PBNU Gelar Pembacaan Surat Al-Ikhlas 100 Ribu Kali di Bantul

HARIANE JOGJA – Menuju harlah satu abad NU, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak jamaah untuk bersama-sama melakukan pembacaan surat Al-Ikhlas sebanyak 100 ribu kali.

Acara harlah satu abad Nu dengan pembacaan surat Al-Ikhlas ini akan diadakan secara offline maupun online.

Kegiatan acara harlah satu abad NU ini dikhususkan untuk kelancaran peringatan didirikannya Nahdlatul Ulama sekaligus ngalap keberkahan dari para muassis.

Pembacaan Surat Al-Ikhlas menjadi Salah Satu Agenda Menuju Harlah Satu Abad NU

harlah satu abad NU
Pembacaan surat Al-Ikhas sebanyak 100 ribu kali digelar di Yogyakarta. (Foto: NU Online)

Melalui akun Instagram resminya, Pengurus Besar NU mengajak Nahdliyin untuk bersama-sama mengikuti agenda pembacaan Surat Al-Ikhlas 100 ribu kali.

Tajalli 1 abad NU. Monggo bisa bareng-bareng kita baca Surat Al Iklas..Senin 30 Januari 2023 pukul 19.30,” begitu keterangan dalam salah satu unggahan di akun Instagram PBNU.

Dilansir dari laman NU Online, pembacaan surat Al-Ikhlas bersama ini akan digelar di Ndalem An-Nadwah, Jalan Dongkelasn Nomor 9, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta pada Senin, 30 Januari 2023, pukul 19.30 WIB.

Bagi peserta yang berada di luar Yogyakarta bisa mengikuti kegiatan menuju harlah satu abad NU tersebut melalui Zoom pada ruang ID 933 8080 3153 dengan passcode 484734.

BACA JUGA:  Hiu Paus Terdampar di Kulon Progo, Punya Bobot 2 Ton

Wakil Ketua Umum PBNU Habib Muhammad Hilal Al-Aidid menyampaikan bahwa pembacaan Surat Al-Ikhlas 100 ribu kali ini merupakan gerakan ruhaniah untuk menyambungkan ruhani dengan para muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama

Insyaallah dengan berkah Surat Al-Ikhlas, apa yang kita agendakan, apa yang kita harapkan diijabah oleh Allah swt,” ucap Habib Hilal.

5 Ulama akan Memimpin Acara secara Bergantian

harlah satu abad NU
5 ulama akan memimpin acara secara bergantian. (Foto: Instagram/nahdlatululama)

Kegiatan bertajuk ‘Tajalli Satu Abad Nahdlatul Ulama’ ini akan dipimpin secara bergantian oleh beberapa ulama NU, juga dari mancanegara.

Adapun Ulama yang memimpin acara tersebut di antaranya:
1. KH Miftachul Akhyar – Rais Aam PBNU sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Miftachussunnah Surabaya, Jawa Timur.
2. KH Yahya Cholil Staquf – Ketua Umum PBNU dan Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah.
3. Habib Muhammad Hilal Al-Aidid – Wakil Ketua Umum PBNU.
4. Habib Ali Hasan Al-Bahar – Ketua Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU PBNU) dan Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
5. Syekh Aun Al-Qaddumi – Pimpinan Lembaga Studi Syariah al-Ma’arij Yordania dan Mustasyar Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Yordania.

BACA JUGA:  Cara Buat Mie Lethek Khas Bantul, Ini Alasannya Tak Pakai Mesin Otomatis Sejak 1940

Selain pembacaan surat Al Quran, seperti dikutip dari laman resmi NU Online, pada puncak peringatan harlah satu abad NU akan diselenggarakan resepsi besar di Gedung Olahraga Delta Sidoarjo. **** (Kontrbutor: Eni Damayanti)