HARIANE JOGJA – Fungsi knalpot pada kendaraan yang biasanya dipahami kebanyakan orang adalah sebagai saluran pembuangan sisa hasil pembakaran.
Namun, sebenarnya fungsi knalpot kendaraan bermotor jauh lebih kompleks daripada sekedar saluran pembuangan, bahkan perangkat ini juga memengaruhi performa mesin.
Agar lebih jelas, berikut informasi mengenai fungsi knalpot pada motor maupun mobil, seperti diwartakan dalam kanal YouTube FtShare.
Fungsi Knalpot Pada Kendaraan Secara Umum
Secara umum, fungsi utama dari knalpot kendaraan adalah sebagai saluran gas buang sisa pembakaran mesin.
Gas sisa pembakaran mesin juga biasanya mengandung banyak zat berbahaya seperti jelaga, dan partikel – partikel kecil yang dapat memengaruhi kesehatan.
Hal ini menyebabkan banyak negara menerapkan standar emisi yang harus dipenuhi oleh produsen kendaraan.

Sehingga, knalpot juga berfungsi untuk menyerap emisi yang dihasilkan oleh pembakaran mesin sebanyak mugkin demi memenuhi standar emisi yang ditetapkan oleh negara.
Selain dua fungsi yang disebutkan sebelumnya, fungsi knalpot kendaraan bermotor juga sebagai peredam suara dari mesin kendaraan.
Mesin kendaraan terdiri dari banyak komponen yang saling bergesekan pada kecepatan tinggi, sehingga akan menghasilkan suara yang cukup keras dan dapat mengganggu lingkungan sekitar.
Sehingga knalpot kendaraan biasanya didesain juga untuk meredam suara, yang fungsinya memanfaatkan prinsip serupa dengan peredam suara senjata api.
Prinsip yang digunakan oleh knalpot untuk mengurangi kebisingan mesin adalah noise cancelation, seperti yang tertera dalam jurnal tulisan Dubravko Miljkovic dengan judul ‘Active Noise Control: From Analog to Digital – Last 80 Years’ dan diunggah di ResearchGate.
Singkatnya, knalpot didesain dengan beberapa ruangan yang bertujuan menghasilkan gema suara yang berlawanan dengan gelombang sumber suara, yang nantinya akan melawan dan menetralisir suara dari mesin kendaraan.
Meski begitu, tidak semua knalpot didesain dengan beberapa pertimbangan sebelumnya karena setidaknya terdapat dua jenis knalpot, standar dan racing.

Perbedaan Knalpot Standar Vs Knalpot Racing
Fungsi knalpot pada motor maupun mobil sangat bergantung pada jenisnya. Setidaknya terdapat dua jenis knalpot, yaitu standar dan racing.
Knalpot standar, sesuai namanya, dipasangkan pada kendaraan baru yang diproduksi oleh produsen kendaraan bermotor.
Biasanya knalpot standar didesain dengan banyak pertimbangan lain selain untuk menunjang performa kendaraan.
Knalpot standar akan didesain agar dapat menangkap emisi sebanyak mungkin demi lolos uji emisi. Knalpot standar juga biasanya didesain agar lebih senyap.
Banyaknya fungsi yang harus dilakukan oleh knalpot standar menyebabkan jenis knalpot ini biasanya berukuran besar dan berat, sehingga akan memengaruhi performa kendaraan.
Sedangkan knalpot racing di sisi lain fokus pada peningkatan performa kendaraan, sehingga didesain murni untuk kecepatan.
Biasanya knalpot racing akan dibuat dari bahan yang lebih tipis dan ringan. Aliran gas buang mesin juga biasanya dibuat lega sehingga performa mesin akan meningkat.
Sekian informasi mengenai fungsi knalpot pada kendaraan bermotor beserta penjelasan dan jenis – jenisnya. **** (Kontributor: Putra Ramadhan)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji