Fungsi Knalpot Pada Kendaraan, Ternyata Bukan Hanya Saluran Buang Gas

HARIANE JOGJA – Fungsi knalpot pada kendaraan yang biasanya dipahami kebanyakan orang adalah sebagai saluran pembuangan sisa hasil pembakaran.

Namun, sebenarnya fungsi knalpot kendaraan bermotor jauh lebih kompleks daripada sekedar saluran pembuangan, bahkan perangkat ini juga memengaruhi performa mesin.

Agar lebih jelas, berikut informasi mengenai fungsi knalpot pada motor maupun mobil, seperti diwartakan dalam kanal YouTube FtShare.

Fungsi Knalpot Pada Kendaraan Secara Umum

Secara umum, fungsi utama dari knalpot kendaraan adalah sebagai saluran gas buang sisa pembakaran mesin.

Gas sisa pembakaran mesin juga biasanya mengandung banyak zat berbahaya seperti jelaga, dan partikel – partikel kecil yang dapat memengaruhi kesehatan.

Hal ini menyebabkan banyak negara menerapkan standar emisi yang harus dipenuhi oleh produsen kendaraan.

BACA JUGA:  5 Rekomendasi Film Horor Terbaik, Cocok Ditonton Saat Weekend
standar suara knalpot motor
Standar suara knalpot motor diatur dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009. (Foto: Freepik/fabrikasimf)

Sehingga, knalpot juga berfungsi untuk menyerap emisi yang dihasilkan oleh pembakaran mesin sebanyak mugkin demi memenuhi standar emisi yang ditetapkan oleh negara.

Selain dua fungsi yang disebutkan sebelumnya, fungsi knalpot kendaraan bermotor juga sebagai peredam suara dari mesin kendaraan.

Mesin kendaraan terdiri dari banyak komponen yang saling bergesekan pada kecepatan tinggi, sehingga akan menghasilkan suara yang cukup keras dan dapat mengganggu lingkungan sekitar.

Sehingga knalpot kendaraan biasanya didesain juga untuk meredam suara, yang fungsinya memanfaatkan prinsip serupa dengan peredam suara senjata api.

Prinsip yang digunakan oleh knalpot untuk mengurangi kebisingan mesin adalah noise cancelation, seperti yang tertera dalam jurnal tulisan Dubravko Miljkovic dengan judul ‘Active Noise Control: From Analog to Digital – Last 80 Years’ dan diunggah di ResearchGate.

Singkatnya, knalpot didesain dengan beberapa ruangan yang bertujuan menghasilkan gema suara yang berlawanan dengan gelombang sumber suara, yang nantinya akan melawan dan menetralisir suara dari mesin kendaraan.

Meski begitu, tidak semua knalpot didesain dengan beberapa pertimbangan sebelumnya karena setidaknya terdapat dua jenis knalpot, standar dan racing.

BACA JUGA:  Kasus Penggelapan 6 Motor Rental di Jogja, Polisi Tangkap Seorang Ibu Rumah Tangga
Fungsi knalpot pada kendaraan
Knalpot standar didesain untuk mengurangi kebisingan mesin kendaraan (Foto: Unsplash/Elyas Pasban)

Perbedaan Knalpot Standar Vs Knalpot Racing

Fungsi knalpot pada motor maupun mobil sangat bergantung pada jenisnya. Setidaknya terdapat dua jenis knalpot, yaitu standar dan racing.

Knalpot standar, sesuai namanya, dipasangkan pada kendaraan baru yang diproduksi oleh produsen kendaraan bermotor.

Biasanya knalpot standar didesain dengan banyak pertimbangan lain selain untuk menunjang performa kendaraan.

Knalpot standar akan didesain agar dapat menangkap emisi sebanyak mungkin demi lolos uji emisi. Knalpot standar juga biasanya didesain agar lebih senyap.

Banyaknya fungsi yang harus dilakukan oleh knalpot standar menyebabkan jenis knalpot ini biasanya berukuran besar dan berat, sehingga akan memengaruhi performa kendaraan.

Sedangkan knalpot racing di sisi lain fokus pada peningkatan performa kendaraan, sehingga didesain murni untuk kecepatan.

BACA JUGA:  Info Kecelakaan Jogja Hari Ini, 2 Motor Adu Banteng di Gondokusuman

Biasanya knalpot racing akan dibuat dari bahan yang lebih tipis dan ringan. Aliran gas buang mesin juga biasanya dibuat lega sehingga performa mesin akan meningkat.

Sekian informasi mengenai fungsi knalpot pada kendaraan bermotor beserta penjelasan dan jenis – jenisnya. **** (Kontributor: Putra Ramadhan)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com