HARIANEJOGJA – Salah satu mangaka terbaik Jepang, Eiichiro Oda ulang tahun ke 48 pada Minggu, 1 Januari 2023 tepat setelah perayaan malam tahun baru.
Ketika Eiichiro Oda ulang tahun, para penggemar anime dan manga One Piece turut beramai-ramai mengucapkan selamat kepada sang mangaka melalui berbagai platform media sosial, mulai dari Instagram, Twitter, hingga Facebook.
Selain itu, saat ramai perbincangan Eiichiro Oda ulang tahun, warganet juga menyampaikan rasa terimakasih kepada sang mangaka karena telah menghibur banyak orang melalui kisah One Piece yang seru dan menarik.
Salah satu postingan tentang momen Eiichiro Oda ulang tahun yang di-upload pada akun Instagram @jp.eiichirooda mendapatkan banyak ucapan selamat dan terimakasih dari para penggemarnya. Unggahan tersebut mendapatkan 18 ribu likes dan ratusan komentar.
Namun, di balik ketenarannya tersebut siapa sebenarnya Eiichiro Oda? Bagaimana dia memulai karirnya sebagai seorang mangaka?
Siapa Eiichiro Oda?
Dilansir dari laman onepiece.fandom.com, Eiichiro Oda merupakan mangaka atau pencipta salah satu anime yang terkenal di Jepang “One Piece”.
Saking terkenalnya anime tersebut, serial One Piece pernah memecahkan The Guinness Book of World Records pada tahun 2015 sebagai seri komik terlaris yang dirilis oleh satu penulis.
Oleh karena itu, tak heran jika momen Eiichiro Oda ulang tahun menjadi sorotan warganet karena karyanya yang monumental bagi para penggemar manga dan anime.
Eiichiro oda lahir pada 1 Januari 1975 di Kota Kumamoto, Jepang. Dia tumbuh sebagai seorang mangaka dan menikah dengan seorang aktris dan memiliki dua anak perempuan.
Pada masa kecilnya, dia banyak terinspirasi oleh pencipta serial Dr. Slump dan Dragon Ball, Akira Toriyama untuk menjadi seorang mangaka.
Oda kecil sering dijuluki Odacchi oleh teman-temannya karena kesukaannya ketika bermain sepakbola. Dia kemudian mengisi suara Odacchi pada “Mimpi Raja Sepak Bola” yang ditambahkan pada film One Piece Miliknya “Kerajaan Chopper di Pulau Binatang Aneh”.
Sebagai salah satu mangaka terbaik Jepang, jauh sebelum Eiichiro Oda ulang tahun ke 48, dia berhasil merilis banyak serial manga terkenal selain One Piece (1997), seperti Wanted! (1992), God’s Gift for the Future (1993), Ikki Yako (1994), Monsters (1994), Romance Dawn Versi 1 (1996), Romance Dawn Versi 2 (1996).
Jauh Sebelum Eiichiro Oda Ulang Tahun ke 48, Dia Memulai Karir Sebagai Seorang Asisten
Pada saat Eiichiro Oda ulang tahun ke 48 di tahun 2023 ini, mangaka One Piece tersebut sudah berada di puncak masa kejayaannya. Banyak penghargaan dia dapatkan dari menulis serial anime.
Namun, di balik kesuksesannya tersebut banyak yang tidak mengetahui bila Eiichiro Oda memulai karirnya sebagai seorang asisten.
Tahun 1992, Eiichiro Oda memulai karir sebagai seorang asisten pada tiga mangaka berbeda untuk majalah mingguan Shonen Jump pada umur 17 tahun.
Pada tahun yang sama karya pertamanya yang berjudul “Wanted” berhasil dirilis. Karya tersebut juga memenangkan tempat kedua di penghargaan Tezuka.
Pada tahun 1992, dia juga bekerja dengan Masaya Tokuhiro untuk merilis Jungle King Ta-Chan. Setelah itu, pada 1994 dia sempat bekerja dengan Shinobu Kaitani untuk serial Midoriyama Police Gang.
Selama 1993 dan 1994, dia menciptakan karya-karya lain seperti God’s Gift for the Future (1993), Ikki Yako (1994), dan Monster (1994), hingga akhirnya dia memulai serial One Piece (1997) yang menjadi masterpiece-nya hingga sekarang.
Itulah perjalanan karir dari sang mangaka One Piece, Eiichiro Oda ulang tahun ke 48 pada 1 Januari 2023 lalu. **** (Kontributor: Alexander Dzulqornain Almadjedy)


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji