HARIANE JOGJA – Cak Nun Firaun trending di Twitter hingga 20 Januari 2023. Diketahui, Cak Nun Firaun ini sudah menempati jajaran trending Twitter sejak dua hari yang lalu.
Cak Nun Firaun trending di Twitter karena pernyataan ulama dengan nama lengkap Emha Ainun Najib tersebut pada ceramahnya di Surabaya, 9 Januari 2023.
Cak Nun Firaun trending di Twitter lantaran ulama tersebut menarasikan petinggi-petinggi Indonesia yang ia sebut mirip zaman Firaun.
Penyebab Cak Nun Firaun trending di Twitter
Dikutip dari dokumentasi video ceramah Cak Nun yang dibagikan ulang oleh akun Facebook Mohamad Guntur Romli, ulama tersebut menyebutkan bahwa Jokowi adalah sebagai Fir’aun, lalu Luhut Binsar Panjaitan (LBP) sebagai Hamman, dan Antony Salim serta 10 Naga disebut sebagai Qorun.
Cak Nun menambahkan, sistem tersebut sudah tidak dapat diganggu gugat. Seluruh alat dan sistem politik di Indonesia sudah dipegang oleh tiga komponen tersebut. Sehingga memilih siapa saja (dalam pemilu) pasti sudah ada yang menang.
Setelah Cak Nun Firaun trending di Twitter, ulama tersebut akhirnya buka suara soal ceramahnya yang menuai kontroversi tersebut.
Klarifikasi Cak Nun
Setelah Cak Nun Firaun trending di berbagai media, Cak Nun akhirnya buka suara. Klarifikasi Cak Nun didokumentasikan dalam sebuah video yang diunggah dalam kanal YouTube Caknun.com dengan judul ‘Mbah Nun Kesambet’.
Dalam wawancara tersebut, Cak Nun menjelaskan bahwa dirinya telah disidang oleh keluarganya akibat kata-kata yang ia utarakan dalam ceramahnya pada 9 Januari 2023 lalu.
Keluarganya juga sempat mengatakan dirinya sesat dan bodoh lantaran berkata apa yang seharusnya tidak perlu diucapkan.
Selain itu, keluarganya juga mengungkit tentang ajaran yang selalu Cak Nun berikan soal kebijaksanaan.
Namun, menurut keluarganya, apa yang telah Cak Nun katakan tidak dapat dikategorikan bijaksana.
Dalam penjelasannya di wawancara tersebut, Cak Nun secara sadar mengakui bahwa dirinya telah melakukan hal yang ia sendiri selalu ajarkan untuk tidak dilakukan.
Ia juga mengaku telah meminta maaf kepada keluarga dan seluruh pihak yang terkena imbas atas perkataannya tempo hari sehingga muncul fenomena Cak Nun Firaun trending di Twitter.
Atas peristiwa yang trending di Twitter belakangan ini, Cak Nun bersyukur karena masih memiliki keluarga dan orang sekitar yang mencintainya karena mereka masih mau mengingatkannya.
Dalam ceramahnya yang dibagikan oleh akun Facebook Taufik Hidayat, Cak Nun juga meminta maaf dan mengakui bahwa dirinya ‘kesambet’.
Ia mengartikan kesambet sebagai suatu keadaan dimana jika manusia dirasuki sesuatu yang bersumber dari Allah sehingga tidak dapat mengendalikan apa yang diucapkan.
Begitulah penjelasan lengkap tentang Cak Nun Firaun trending di Twitter, mulai dari kronologi hingga klarifikasinya. **** (Kontributor: Meilisa Jibrani)
Baca artikel menarik lainnya di hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji